News . 14/05/2026, 14:20 WIB

Palang Otomatis Elektronik ‘PENGHADANG MAUT’ Resmi Dicoba! Bekasi Timur Jadi Garda Depan Revolusi Keselamatan Rel KA

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

fin.co.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai menguji coba palang pintu elektronik otomatis di perlintasan rel dekat Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pemasangan ini menjadi bagian dari percepatan penanganan perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan percepatan penataan perlintasan merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi berbasis risiko.

“Perlintasan sebidang adalah titik temu antara perjalanan kereta api dan mobilitas masyarakat. Penanganannya harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terintegrasi,” ujar Anne dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Palang elektronik yang dipasang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan serta uji operasional. Selama proses tersebut, pengamanan di lokasi tetap dilakukan menggunakan palang pintu lama.

Selain itu, pengamanan juga dibantu oleh swadaya masyarakat sambil menunggu pembangunan pos jaga dan penempatan petugas resmi.

KAI menilai kolaborasi berbagai pihak di lapangan sangat penting untuk menjaga keselamatan selama masa transisi peningkatan fasilitas.

KAI mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta tidak menerobos palang pintu, berhenti sejenak, serta memastikan kondisi aman sebelum melanjutkan perjalanan.

“Keselamatan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kedisiplinan pengguna jalan,” kata Anne.

Penutupan dan Penataan Perlintasan

Dalam periode 27 April hingga 12 Mei 2026, KAI bersama pemangku kepentingan telah melakukan:

  • Penutupan 20 titik perlintasan
  • Penyempitan 7 titik perlintasan

Penanganan dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Sumatera.

Langkah ini difokuskan pada perlintasan liar, akses tidak resmi, dan titik dengan tingkat risiko tinggi.

Ribuan Perlintasan Masih Belum Dijaga

Berdasarkan data Triwulan I 2026, terdapat 3.888 perlintasan sebidang di Indonesia, dengan rincian:

  • 2.112 perlintasan telah dijaga
  • 1.776 perlintasan belum dijaga

Dari jumlah yang dijaga, KAI mengelola 977 titik, pemerintah daerah 680 titik, sementara sisanya dijaga oleh swadaya masyarakat dan pihak swasta.

Perlintasan yang belum dijaga mayoritas berada di jalan kabupaten/kota serta akses lingkungan seperti jalan desa dan permukiman.

KAI menargetkan peningkatan keselamatan pada 1.638 perlintasan secara bertahap melalui:

  • Pembangunan fasilitas keselamatan
  • Penguatan penjagaan
  • Peningkatan pengawasan operasional
  • Koordinasi lintas instansi

Selain itu, sebanyak 172 perlintasan direncanakan untuk ditutup karena kondisi yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Faktor Teknis Keselamatan

Secara teknis, kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Pada kecepatan tinggi, jarak berhenti bisa mencapai ratusan meter sehingga jalur harus steril sebelum kereta melintas. Dapat disimulaikan menjadi d=800 hingga 1200 meter pada v=120 km/jam

Kondisi ini menjadi alasan pentingnya keberadaan palang pintu dan kedisiplinan pengguna jalan di perlintasan sebidang.

KAI menegaskan bahwa penanganan perlintasan tidak bisa dilakukan sendiri. Kewenangan pengelolaan mengikuti kelas jalan, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Karena itu, KAI juga telah mengajukan pendelegasian kewenangan kepada sejumlah pemerintah daerah agar percepatan penanganan dapat berjalan lebih efektif.

Uji coba palang elektronik di Bekasi Timur menjadi bagian dari upaya nasional meningkatkan keselamatan perlintasan kereta api. Namun, keberhasilan program ini tetap bergantung pada sinergi antarinstansi dan kedisiplinan masyarakat saat melintas.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com