News . 14/05/2026, 18:49 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus mendalami penyebab kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Hingga kini, tim investigasi belum menyimpulkan secara pasti faktor utama yang memicu insiden tragis tersebut.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono menyebut, proses investigasi kini masih berada pada tahap pengumpulan data lapangan.
"Jadi kami masih dalam pengumpulan data-data di lapangan dan ada beberapa tes yang harus kami lakukan di persinyalan, di lintasan kemudian di komunikasi seperti apa, kita lagi pengumpulan data-datanya. Masih banyak yang kita kumpulkan data dan masih ada beberapa orang yang harus kita wawancarai," ungkap Soerjanto Tjahjono.
Tim investigasi juga sedang melakukan berbagai pengujian teknis, untuk memastikan kronologi kecelakaan bisa terungkap secara detail.
Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya fokus pada kondisi lintasan rel, tetapi juga mencakup sistem persinyalan hingga komunikasi antarpetugas saat kejadian berlangsung.
Selain itu, KNKT juga mulai mendalami data digital seperti rekaman CCTV dan perangkat black box yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Data-data itu nantinya akan dicocokkan dengan hasil wawancara para saksi, maupun pihak yang berada di lokasi kejadian.
"Sebagian data sudah kami peroleh tapi kami juga perlu mengklarifikasi lagi dengan pengemudinya, kalau data yang di mobil taksi itu ada black box-nya juga, ini lagi kita unduh. Nanti setelah kita evaluasi dan kita akan bertanya lagi kepada pengemudinya ataupun orang-orang di sekitar situ apa yang terjadi di taksi listrik tersebut," jelasnya.
Investigasi ini disebut membutuhkan waktu yang cukup panjang, karena proses pembukaan dan analisis data digital tidak selalu berjalan mudah.
Perlu diketahui sebelumnya, kecelakaan kereta terjadi di Bekasi Timur melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek, Senin 27 April 2026.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik, karena menimbulkan korban jiwa serta mengganggu perjalanan kereta di jalur Bekasi-Cikarang
KNKT menegaskan, investigasi yang dilakukan bukan untuk mencari pihak yang harus disalahkan.
Fokus utama lembaga tersebut adalah menemukan penyebab kecelakaan, sekaligus menyusun rekomendasi keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media