Selasa, 19 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Tragis! Kondisi Dua Wisatawan Asal Karawang Ditemukan Tertimbun Longsor Curug Cileat Subang di Kedalaman 2 Meter

GW
Tim Redaksi
17/05/2026, 17:29 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Tragis! Kondisi Dua Wisatawan Asal Karawang Ditemukan Tertimbun Longsor Curug Cileat Subang di Kedalaman 2 Meter

Korban Longsor Curug Cileat Subang (BPBD Subang)

fin.co.id - Tragedi longsor terjadi di kawasan wisata Curug Cileat yang menewaskan dua wisatawan asal Karawang. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material longsor sedalam sekitar dua meter.

Kepala BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan sejak Jumat (15/5) sore dan berhasil menemukan korban pada Sabtu siang.

Peristiwa nahas ini terjadi akibat longsornya tebing setinggi sekitar 250 meter di kawasan Kampung Cibogo, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak.

Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga membuat kondisi tanah menjadi labil, terutama di jalur menuju air terjun.

Korban Ditemukan di Kedalaman 2 Meter

Dua korban diketahui bernama:

Advertisement
  • Alda Apriliani (22), warga Cikampek
  • Winda Limbong (20), warga Kosambi

Tim gabungan menemukan titik lokasi korban setelah menemukan barang-barang milik mereka di sekitar area longsor.

Petugas kemudian melihat bagian tangan salah satu korban muncul dari timbunan tanah, yang menjadi petunjuk utama dalam proses evakuasi.

“Korban ditemukan tertimbun longsoran di kedalaman sekitar dua meter dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Udin.

Tim SAR melakukan penggalian secara manual dan penuh kehati-hatian untuk menghindari longsor susulan. Proses ini akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya kedua korban.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ciereng untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke keluarga di Karawang.

Kekecewaan Keluarga

Kesedihan mendalam dirasakan keluarga korban. Ayah salah satu korban, Amud, mengaku terpukul atas kejadian tersebut.

Ia juga menyoroti minimnya peringatan dini dari pengelola wisata, terutama saat kondisi cuaca sedang hujan deras yang berpotensi memicu longsor.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan untuk selalu:

  • Memantau kondisi cuaca sebelum berkunjung
  • Menghindari lokasi rawan longsor saat hujan
  • Mematuhi imbauan keselamatan dari petugas

Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat menikmati wisata alam, terutama di kawasan dengan kontur tebing curam seperti Curug Cileat.

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
Penulis karawangbekasi.fin.co.id