Lifestyle . 19/05/2026, 23:30 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - BYD Motors Indonesia mulai serius membidik konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan, tetapi masih ragu menggunakan mobil listrik murni. Lewat BYD M6 Cross dengan teknologi Dual Mode (DM), produsen otomotif asal China itu menawarkan solusi mobilitas yang diklaim cocok untuk penggunaan harian hingga perjalanan jarak jauh.
Kehadiran teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini dinilai menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat, khususnya konsumen di luar kota yang belum sepenuhnya percaya diri menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai penuh.
Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motors Indonesia, :contentReference[oaicite:0]{index=0}, mengatakan banyak masyarakat sebenarnya tertarik beralih ke kendaraan elektrifikasi. Namun, mereka masih mempertimbangkan berbagai keterbatasan yang ada pada mobil listrik saat ini.
Menurut dia, konsumen di area rural atau wilayah luar kota menjadi segmen yang membutuhkan solusi kendaraan fleksibel dan efisien.
"Kami melihat banyak masyarakat yang ingin beralih ke EV, namun masih ada rasa khawatir di sisi hal-hal yang belum bisa dijawab dengan kondisi kendaraan-kendaraan EV yang ada saat ini, terutama konsumen-konsumen di area rural, area out of city," kata Luther di Jakarta, Senin (18/5).
Situasi tersebut membuat BYD menghadirkan teknologi Dual Mode sebagai jembatan menuju era kendaraan listrik penuh. Teknologi ini memungkinkan kendaraan menggunakan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin secara efisien.
BYD melihat tren kenaikan harga bahan bakar minyak mendorong masyarakat mencari kendaraan yang lebih hemat energi. Kondisi ekonomi yang dinamis membuat konsumen semakin selektif dalam memilih kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari.
Luther menilai momentum saat ini menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan kendaraan hybrid dengan efisiensi tinggi ke pasar Indonesia.
"Situasi dinamika ekonomi sekarang, khususnya kenaikan harga BBM, itu memaksa orang untuk mencari kendaraan-kendaraan yang lebih efisien," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa BYD M6 Cross DM hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut sekaligus menjadi solusi transisi bagi masyarakat yang belum siap sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik murni.
"Kami melihat ini waktu yang tepat dan sesuai untuk sesegera kita bawa DM ini untuk menjawab semua kondisi dan situasi tersebut," lanjutnya.
BYD mengklaim teknologi Dual Mode miliknya sudah diterima dengan baik di pasar global. Hingga saat ini, jumlah kendaraan dengan teknologi tersebut yang telah dikirim ke konsumen mencapai lebih dari 7,5 juta unit.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media