Lifestyle . 19/05/2026, 22:22 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Di tengah harga BBM yang terus naik dan kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, masyarakat kini semakin selektif memilih kendaraan keluarga. Faktor efisiensi bahan bakar menjadi pertimbangan utama, terutama bagi konsumen yang membutuhkan mobil harian sekaligus kendaraan perjalanan jarak jauh.
Kondisi itu coba dijawab <:contentReference[oaicite:0]{index=0}> melalui kehadiran <:contentReference[oaicite:1]{index=1}>, model terbaru yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) lewat sistem Dual Mode (DM).
Berbeda dari versi sebelumnya yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, BYD M6 DM menggabungkan baterai dan mesin bensin dalam satu sistem penggerak. Kombinasi tersebut membuat mobil tetap nyaman digunakan tanpa rasa khawatir saat baterai mulai habis atau ketika sulit menemukan stasiun pengisian kendaraan listrik.
BYD M6 DM - ANTARA -
Pengujian dilakukan melalui rute Jakarta–Bogor–BSD–Jakarta dengan total perjalanan sekitar 150 kilometer atau setara perjalanan Jakarta menuju Bandung.
Perjalanan dimulai dengan kondisi baterai terisi 98 persen dan tangki bensin penuh. Setelah seluruh rute selesai ditempuh, indikator baterai masih menunjukkan sisa daya 34 persen.
Hal paling mengejutkan muncul dari konsumsi bahan bakarnya. Untuk mengembalikan posisi tangki ke kondisi penuh, biaya yang dibutuhkan hanya Rp1.968 atau sekitar 0,16 liter Pertamax dengan asumsi harga Rp12.300 per liter.
Dengan kata lain, uang Rp2 ribu bahkan masih tersisa setelah membeli bensin untuk perjalanan sejauh 150 kilometer menggunakan MPV tiga baris berukuran besar.
Pengujian tersebut memang dilakukan dalam skenario ekstrem untuk melihat potensi efisiensi maksimal. Selama perjalanan, AC dimatikan, sistem hiburan kabin tidak digunakan, dan pengisian daya ponsel hanya dilakukan satu kali selama sekitar satu jam melalui port USB Type-C.
Selain itu, gaya berkendara juga dibuat halus dengan kecepatan stabil sambil memanfaatkan fitur regenerative braking yang membantu mengembalikan energi ke baterai.
Menariknya, efisiensi BYD M6 DM tidak hanya muncul dalam pengujian khusus. Pengguna lain yang mengoperasikan mobil secara normal untuk aktivitas harian juga mencatat konsumsi energi yang tetap impresif.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media