News . 20/05/2026, 19:44 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Di tengah meningkatnya krisis pangan dan konflik kemanusiaan global, Qudwah Indonesia kembali menghadirkan program “Misi Qurban Strengthening 1447 H/2026” yang dirancang untuk menjangkau masyarakat rentan di berbagai belahan dunia.
Tahun ini, cakupan distribusi diperluas secara signifikan. Jika sebelumnya fokus utama berada di Palestina, kini penyaluran qurban juga menyasar kawasan Afrika, Timur Tengah, Asia, hingga pelosok Indonesia yang masih minim akses pangan.
Presiden Direktur Qudwah Indonesia, Lukman Hakim, mengatakan tema “Qurban Strengthening 2026” diusung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang hidup di tengah konflik, kemiskinan, dan ancaman kelaparan.
“Tahun ini kami ingin qurban bukan hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga menjadi penguat harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi situasi sulit di berbagai belahan dunia,” ungkap Lukman Hakim dalam konferensi pers.
Menurutnya, qurban harus mampu memberi dampak nyata, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.
Karena itu, Qudwah memperkuat perannya sebagai lembaga kemanusiaan global dengan memperluas titik distribusi ke wilayah-wilayah prioritas.
"Jawaban kemanusiaan hari ini bukan hanya Palestina, tetapi juga bagaimana membantu wilayah-wilayah lain yang membutuhkan, termasuk Indonesia,” jelasnya.
Fokus Palestina : Gaza hingga Kamp Pengungsian
Direktur Program Qudwah Indonesia, Erwan Zaenal, menjelaskan bahwa program tahun ini dibagi dalam tiga klaster utama, yaitu Palestina, Global, dan Afrika.
Untuk klaster Palestina, distribusi akan difokuskan ke Gaza, Tepi Barat, Al-Quds, hingga kawasan pengungsian Palestina di Mesir, Suriah, Lebanon, dan Yordania.
“Khusus di Mesir, kami bersama Presiden Direktur Qudwah Indonesia akan hadir langsung untuk melakukan penyembelihan dan distribusi kepada pengungsi Palestina,” ucap Winandi.
Khusus Gaza, bantuan qurban disalurkan dalam bentuk daging kaleng siap saji. Produk tersebut diproses melalui Rumah Potong Hewan (RPH) Muslim di India sebelum dikirim ke wilayah Gaza.
Sementara di Tepi Barat dan Al-Quds, proses penyembelihan dilakukan langsung agar daging qurban dapat segera diterima masyarakat setempat.
Adapun untuk para pengungsi Palestina di sejumlah negara Timur Tengah, bantuan akan dikirim dalam bentuk daging beku atau frozen guna menjaga kualitas distribusi di tengah kondisi darurat.
Krisis Gaza Kian Memprihatinkan
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media