Bisnis . 20/05/2026, 10:29 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Indonesia semakin dekat menjadi pemain utama industri baterai dunia. Pabrik baterai listrik hasil kolaborasi Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited melalui konsorsium CBL di Kabupaten Karawang dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/CoD) pada Juli 2026.
Saat ini, progres pembangunan pabrik yang dikelola oleh Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) telah mencapai 90 persen. Peresmian operasional perdana bahkan direncanakan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Direktur IBC, Aditya Farhan Arif, mengungkapkan bahwa pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi hingga 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun.
“Targetnya akhir Juli sudah mulai beroperasi,” ujarnya.
Dengan kapasitas tersebut, pabrik Karawang digadang-gadang menjadi salah satu pusat produksi baterai terbesar di Asia Tenggara.
Pabrik ini akan memproduksi dua jenis baterai utama, yaitu:
Baterai LFP akan menjadi produk utama karena memiliki permintaan tinggi, terutama untuk:
Sementara baterai NMC lebih difokuskan untuk kendaraan listrik dengan performa tinggi.
IBC tidak hanya menargetkan pasar domestik, tetapi juga membidik ekspor global. Untuk baterai NMC, pasar utama yang diincar adalah Jerman, sementara baterai LFP untuk sistem penyimpanan energi akan menyasar Jepang.
Permintaan global yang terus meningkat terhadap kendaraan listrik dan energi bersih menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas pasar.
Guna memperkuat daya saing, IBC juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sebanyak 600 tenaga kerja telah dikirim ke China untuk mempelajari teknologi baterai terbaru.
Selain itu, kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di dalam negeri juga terus dilakukan untuk mencetak insinyur baterai masa depan.
Kehadiran pabrik baterai ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi energi bersih.
Dengan potensi pasar yang besar dan dukungan teknologi global, Indonesia kini semakin siap menjadi pusat industri baterai listrik dunia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media