Senin, 25 Mei 2026
--°C --
-- · --
Bisnis

Waskita Karya Kebut Sekolah Rakyat di Sulsel, 3.000 Pekerja Dikerahkan demi Target Rampung Juni 2026

SN
Tim Redaksi
20/05/2026, 14:53 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Waskita Karya Kebut Sekolah Rakyat di Sulsel, 3.000 Pekerja Dikerahkan demi Target Rampung Juni 2026

Waskita Karya kerahkan 3.000 pekerja untuk percepat pembangunan Sekolah Rakyat di Sulsel demi target rampung Juni 2026.

fin.co.id - PT. Waskita Karya mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Sulawesi Selatan dengan melibatkan sekitar 3.000 pekerja. Langkah agresif ini dilakukan untuk mengejar target penyelesaian proyek pendidikan yang menjadi bagian dari program pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pemerataan akses pendidikan.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulsel tersebar di lima kabupaten, yakni Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru. Hingga saat ini, progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 62,07 persen.

Pemerintah Dorong Sekolah Rakyat Rampung Tepat Waktu

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meminta seluruh pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai pada akhir Juni 2026. Arahan tersebut sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto agar fasilitas pendidikan itu selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas bangunan.

Advertisement

Menurut Dody, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul di Indonesia.

"Pembangunan Sekolah Rakyat adalah bentuk komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas," ujarnya.

Waskita Karya Kerja Siang-Malam demi Kejar Target

Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, mengatakan percepatan proyek dilakukan dengan sistem kerja bergantian siang dan malam. Strategi tersebut diterapkan agar target pembangunan tetap terjaga di tengah tantangan cuaca hujan dan kondisi lapangan yang dinamis.

Sebanyak 41 persen tenaga kerja yang terlibat dalam proyek berasal dari masyarakat lokal. Kehadiran pekerja daerah dinilai ikut mendorong perputaran ekonomi di sekitar lokasi pembangunan.

"Seluruh tim bekerja siang dan malam dengan semangat secara bergantian, demi menjaga target pembangunan agar selesai tepat waktu. Kondisi lapangan yang cukup dinamis ditambah cuaca hujan menjadi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pekerjaan, tapi kami tetap berkomitmen menjaga mutu dengan baik sesuai standar dan spesifikasi yang berlaku," ujar Paulus dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2026).

Fasilitas Sekolah Rakyat Dibangun Lengkap dan Modern

Waskita Karya tidak hanya membangun gedung sekolah untuk jenjang SD hingga SMA. Perseroan juga mengerjakan asrama siswa, asrama guru, sarana ibadah, ruang serbaguna, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Saat ini, proyek telah memasuki tahap arsitektur dan penyelesaian akhir atau finishing.

Advertisement

Paulus menjelaskan, desain Sekolah Rakyat di Sulsel mengusung sejumlah konsep utama seperti efisiensi energi, kearifan lokal, keamanan, ketahanan bencana, fleksibilitas ruang, serta kenyamanan bagi siswa dan tenaga pengajar.

Untuk mendukung konsep tersebut, Waskita menerapkan pendekatan green building agar lingkungan belajar menjadi lebih sehat dan nyaman.

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID