News . 21/05/2026, 07:31 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan rencana penataan sejumlah wilayah di Jawa Barat yang dilintasi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda, termasuk kawasan Jalan Tuparev di Kabupaten Karawang.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bertajuk Subang Larang Nebar Kaheman di Karawang, Sabtu (9/5/2026) malam.
Dedi mengatakan, kegiatan kirab budaya tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga bagian dari rencana pengembangan wilayah berbasis budaya.
Ia menyebutkan, pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Karawang akan melakukan perbaikan infrastruktur di sepanjang jalur kirab, mulai dari jalan, trotoar hingga taman kota.
“Sepanjang jalan nanti akan dipasang batu tulis berisi pesan-pesan cinta. Alun-alun Karawang juga akan diarahkan menjadi kawasan Kota Tua,” ujar Dedi.
Rencana penataan tersebut akan direalisasikan melalui APBD Perubahan 2026 atau APBD 2027. Pemerintah berharap proyek ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Menurut Dedi, penataan kawasan Jalan Tuparev diharapkan mampu menjadikan Karawang sebagai tujuan wisata baru yang mengangkat nilai sejarah dan budaya Sunda.
Selain itu, kawasan tersebut ditargetkan menjadi lebih nyaman, bersih, dan memiliki ciri khas yang kuat.
Di lokasi yang sama, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kirab budaya yang menghadirkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, peninggalan dari Kerajaan Sumedang Larang.
Ia menilai, simbol tersebut mengandung makna penting tentang hubungan antara pemimpin dan masyarakat yang dilandasi nilai kasih sayang.
“Pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibangun atas dasar kebersamaan dan persatuan,” kata Aep.
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan warga. Mereka memadati sepanjang rute dari Jalan Ir. H. Juanda hingga Alun-alun Karawang untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional.
Peserta kirab berasal dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, serta perwakilan dari Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten.
Penataan Jalan Tuparev Karawang menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian budaya. Proyek ini diharapkan mampu memperkuat identitas Karawang sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga kaya akan nilai sejarah dan budaya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media