Minggu, 24 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

ASTAGA! 9 WNI Disiksa, Ditendang & Disetrum Pasukan Israel, Kini Berhasil Selamat Tiba di Turki! Cek Fakta Lengkapnya!

SN
Tim Redaksi
22/05/2026, 09:50 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
ASTAGA! 9 WNI Disiksa, Ditendang & Disetrum Pasukan Israel, Kini Berhasil Selamat Tiba di Turki! Cek Fakta Lengkapnya!

Ngeri! 9 WNI relawan Global Sumud Flotilla ditendang hingga disetrum saat ditahan Israel. Alhamdulillah kini selamat di Istanbul.

Kisah Kelam di Tahanan: 9 WNI Alami Penyiksaan Berat!

fin.co.id - Kabar mengejutkan sekaligus melegakan datang dari saudara sebangsa kita yang berjuang di jalur kemanusiaan. Publik Tanah Air kembali dibuat geger! Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat menghilang akibat penangkapan dan penahanan paksa oleh pasukan Israel akhirnya membawa kabar terbaru yang sangat krusial. Fakta mencengangkan terungkap mengenai perlakuan super brutal yang mereka terima selama berada di balik jeruji besi Israel. Tentu saja, berita ini langsung menjadi sorotan utama yang pantang Anda lewatkan hari ini!

Bukan sekadar penahanan biasa, para relawan kemanusiaan kebanggaan Indonesia ini ternyata melewati mimpi buruk yang tidak terbayangkan. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul secara resmi membongkar rentetan fakta mengerikan terkait kondisi sembilan WNI tersebut. Mereka tidak hanya dikurung, melainkan mendapatkan perlakuan fisik yang sangat tidak manusiawi dari otoritas penahan.

Advertisement

Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono, membeberkan detail menyayat hati ini kepada publik. Selama kurun waktu tiga hingga empat hari penuh penderitaan, pasukan Israel secara keji melakukan kekerasan fisik terhadap para relawan sipil tersebut. Bayangkan saja, mereka harus menahan rasa sakit luar biasa akibat ditendang, dipukul dengan keras, bahkan yang paling ekstrem, disetrum berulang kali.

"Mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum," ungkap Darianto Harsono. Pernyataan mengejutkan ini terekam jelas dalam sebuah video laporan yang kemudian Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, unggah melalui akun Instagram resminya, seperti yang terpantau secara luas pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Fakta penyiksaan paksa ini sontak memicu kemarahan sekaligus simpati mendalam dari seluruh penjuru Nusantara.

Alhamdulillah! Kini 9 WNI Tiba di Istanbul dalam Kondisi Aman

Setelah melewati hari-hari yang mencekam dan penuh trauma di bawah tangan militer Israel, awan gelap itu akhirnya berlalu juga. Kabar super melegakan memastikan bahwa kesembilan Warga Negara Indonesia yang sempat diculik dan ditahan tersebut kini telah menghirup udara bebas. Mereka sukses keluar dari zona bahaya dan telah tiba dengan selamat di kota Istanbul, Turki, tepatnya pada hari Kamis, 21 Mei 2026.

Meski baru saja melalui penderitaan fisik yang amat berat berupa pukulan hingga setruman, keajaiban seolah menyertai fisik para pahlawan kemanusiaan ini. Darianto Harsono langsung memberikan jaminan tegas yang menenangkan hati keluarga di rumah dan seluruh masyarakat Indonesia. Ia memastikan bahwa kondisi 9 WNI tersebut saat ini sudah sepenuhnya aman, terkendali, dan berada di bawah perlindungan ketat perwakilan negara.

"Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF (Global Sumud Flotilla), telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat," tutur Darianto Harsono saat memberikan kabar gembira yang ditunggu-tunggu tersebut. Kesembilan orang pemberani ini memang memiliki niat mulia, yakni sebagai relawan tangguh yang tergabung dalam misi armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0).

Respons Cepat Pemerintah: Menlu Sugiono Lakukan Video Call Haru

Negara tentu saja tidak pernah tinggal diam melihat warganya mengalami musibah mengerikan di luar negeri. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bergerak sangat cepat merespons dan mengawal kasus ini. Saat ini, beliau melaporkan bahwa kesembilan relawan tersebut telah menempati lokasi aman bersama Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Istanbul. Fasilitas perlindungan maksimal langsung otoritas siapkan demi memulihkan trauma mereka.

Momen yang penuh dengan keharuan pun tak terelakkan ketika Menlu Sugiono menyempatkan diri bertatap muka secara virtual dengan para relawan. Sang Menteri mengaku sangat lega, bersyukur, dan bersukacita bisa berkomunikasi langsung dengan kesembilan pahlawan misi kemanusiaan tersebut melalui sambungan video call dari jarak jauh.

Advertisement

"Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0. Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call," tulis Menteri Luar Negeri RI Sugiono melalui akun Instagram @menluri yang seketika viral dan dibanjiri rasa syukur netizen pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kawal Terus! Proses Pemulangan ke Tanah Air Jadi Prioritas Utama

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi