News . 22/05/2026, 09:35 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Ringkasan :
fin.co.id - Demi meningkatkan keselamatan dan kapasitas jalur kereta api, pemerintah bergerak cepat.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, akhirnya buka suara soal kejelasan pembangunan jalur double-double track (DDT) yang membentang dari Bekasi hingga Cikarang.
Keputusan ini diambil setelah insiden memilukan yang melibatkan tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April lalu.
Peristiwa tersebut menjadi pukulan telak dan mendorong percepatan realisasi proyek yang sudah lama dinanti.
Kabar baiknya, pembangunan jalur ganda ganda ini bukan sekadar wacana.
Budi Karya Sumadi secara gamblang menyatakan bahwa proyek vital ini dipastikan akan dimulai pada tahun 2027.
"Insya Allah, pembangunan DDT Bekasi-Cikarang bisa dimulai 2027," ungkapnya kepada awak media pada Kamis (21/5/2026).
Kepastian ini selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) Perkeretaapian Nasional periode 2027-2029.
Bahkan, proyek ambisius ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu yang sama, yaitu 2029.
Ini berarti, dalam tiga tahun ke depan, masyarakat pengguna kereta api di koridor Bekasi-Cikarang akan menikmati layanan yang lebih aman dan efisien.
Soal anggaran, pihak Kementerian Perhubungan memastikan bahwa alokasinya sudah terintegrasi dalam Renstra Perkeretaapian Nasional 2027-2029.
Meskipun detail nominalnya belum diungkapkan secara spesifik, kepastian anggaran ini menjadi jaminan bahwa proyek pembangunan DDT Bekasi-Cikarang akan berjalan lancar tanpa kendala pendanaan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media