Minggu, 24 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Viral! Resepsi Pernikahan di Bekasi Gagal Total, Diduga Ditipu WO hingga Pengantin Menangis

GW
Tim Redaksi
24/05/2026, 20:16 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Viral! Resepsi Pernikahan di Bekasi Gagal Total, Diduga Ditipu WO hingga Pengantin Menangis

fin.co.id - Momen yang seharusnya menjadi hari paling bahagia justru berubah menjadi tragedi memilukan bagi pasangan pengantin asal Bekasi. Resepsi pernikahan yang telah direncanakan matang terpaksa batal digelar setelah diduga menjadi korban penipuan oleh vendor wedding organizer (WO).

Pasangan Feny Indah Fitria Ichwana dan Rinaldy Zullfi Setyawan harus menelan kenyataan pahit ketika seluruh rangkaian acara resepsi gagal terlaksana di Islamic Centre Bekasi pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Masalah bermula ketika pihak pengelola gedung menghubungi pengantin untuk menanyakan pelunasan biaya sewa. Padahal, seluruh biaya paket pernikahan disebut sudah dibayar lunas kepada vendor Marwah Catering Service sejak April 2026.

“Saya kira semuanya sudah beres, tinggal technical meeting saja,” ungkap Feny dengan suara bergetar.

Namun, memasuki H-7 jelang acara, pihak gedung terus melakukan penagihan karena pembayaran belum diterima. Vendor hanya memberikan janji-janji tanpa realisasi.

Vendor Menghilang

Khawatir resepsi gagal, pasangan pengantin mencoba mencari langsung pihak WO. Mereka mendatangi kantor vendor, namun lokasi tersebut sudah kosong.

Setelah menelusuri informasi warga, keduanya menemukan gudang baru milik vendor dan sempat bertemu dengan pemiliknya. Saat itu, pihak WO kembali berjanji akan melunasi pembayaran.

Bahkan, pengantin sempat meminta dibuatkan surat pernyataan bermaterai sebagai bentuk tanggung jawab.

Namun, tak lama setelah itu, pemilik vendor pergi dengan alasan sebentar—dan tidak pernah kembali.

“Saat itu saya mulai sadar, sepertinya kami ditipu,” kata Feny.

Resepsi Batal, Akad Digelar Sederhana

Advertisement

Dengan waktu yang semakin sempit, keluarga akhirnya mengambil keputusan berat: membatalkan resepsi dan hanya melangsungkan akad nikah secara sederhana.

Tanpa dekorasi megah, tanpa katering, bahkan tanpa sebagian vendor yang seharusnya hadir, akad tetap berlangsung dengan penuh haru.

Pasangan tersebut juga harus menghubungi satu per satu tamu undangan untuk menyampaikan permintaan maaf atas pembatalan acara.

Di tengah keterpurukan, beberapa vendor seperti make up artist (MUA) dan MC tetap hadir memberikan bantuan secara sukarela agar prosesi akad tetap berjalan.

“Alhamdulillah masih ada yang mau membantu kami,” ucap Feny.

Hingga kini, pasangan pengantin masih dalam kondisi syok dan belum dapat merinci total kerugian yang dialami. Kasus ini pun menjadi sorotan dan peringatan bagi calon pengantin agar lebih berhati-hati dalam memilih vendor pernikahan.

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi