Jasa Marga Catat Lonjakan Arus Kendaraan Menuju Timur: Gelombang Pemudik Membanjiri Tol
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan arus kendaraan yang fantastis di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada H-1 libur panjang Iduladha 1447H/2026.
Ringkasan :
- PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan arus kendaraan yang fantastis di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada H-1 libur panjang Iduladha 1447H/2026.
- Sebanyak 50.702 kendaraan membanjiri jalan tol menuju wilayah Timur Trans Jawa, melampaui angka normal yang hanya 26.014 kendaraan.
- Peningkatan mencapai 94,90% ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa untuk memanfaatkan momen libur panjang Iduladha dengan mudik atau berwisata ke arah timur.
fin.co.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) baru saja merilis data mengejutkan yang membuat kita semua harus waspada.
Menjelang libur panjang Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama mencatat lonjakan arus kendaraan yang luar biasa ke arah timur.
Angka yang tercatat sungguh mengejutkan, sebanyak 50.702 kendaraan terpantau melesat menuju berbagai destinasi di wilayah Timur Trans Jawa.
Coba bandingkan dengan kondisi normal, angka ini melonjak drastis sebesar 94,90% dari biasanya yang hanya mencapai 26.014 kendaraan.
Data ini dikonfirmasi langsung oleh Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, yang mengakui besarnya lonjakan ini.
"Sementara itu, untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa yang kembali menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 26.668 kendaraan," jelas Ria.
Angka tersebut memang menunjukkan kenaikan sebesar 4,12% dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 25.612 kendaraan.
Namun, fokus utama tetap pada lonjakan keberangkatan ke arah timur yang jauh lebih masif dan patut diwaspadai oleh para pelancong.
Kepadatan Merata: Tol Jawa Tengah dan Jawa Timur Ikut 'Kebanjiran' Kendaraan
Fenomena peningkatan volume kendaraan ini ternyata tidak hanya terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama yang menjadi gerbang utama menuju timur.
Berbagai ruas tol yang dikelola oleh JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur juga merasakan lonjakan trafik yang sama dahsyatnya.
Ini artinya, potensi kemacetan dan kepadatan lalu lintas merata di sepanjang jalur Trans Jawa.