News . 27/05/2026, 20:37 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Ringkasan :
fin.co.id - Kabar gembira menyambut Idul Adha 1447 Hijriah! Kementerian Pertanian (Kementan) benar-benar serius memastikan ibadah kurban tahun ini berjalan lancar dan sesuai standar. Bayangkan, mereka mengerahkan 8.633 petugas pemantau hewan kurban secara nasional. Tujuannya jelas: memastikan semua hewan yang disembelih sehat, aman, dan layak dikonsumsi. Nggak main-main, ini demi kenyamanan dan kesuksesan ibadah kurban kita semua.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengungkapkan bahwa ribuan petugas ini terdiri dari tenaga medik dan paramedik veteriner. Mereka tersebar di berbagai penjuru tanah air. "Alhamdulillah kami sudah menerjunkan dan menugaskan tim pemantau hewan kurban secara nasional sebanyak 8.633 orang terdiri dari tenaga medik dan paramedik," ujar Agung Suganda di Jakarta, Rabu.
Agung menjelaskan lebih lanjut bahwa pemerintah berkomitmen penuh. Hewan kurban yang dipotong di Indonesia harus memenuhi standar ketat. Standar ini mencakup kesehatan hewan itu sendiri, kesehatan masyarakat veteriner, kesejahteraan hewan, hingga kehalalan. Ini bukan sekadar omong kosong, lho. Pemerintah pusat, daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, telah mengeluarkan edaran dan gencar melakukan komunikasi, informasi, serta edukasi kepada para panitia kurban.
Semua upaya ini dilakukan agar seluruh rangkaian proses kurban berjalan mulus sesuai pedoman yang telah ditetapkan. Kementan menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara ketat. Tujuannya adalah memastikan setiap pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, termasuk yang dilakukan di luar Rumah Potong Hewan (RPH), tetap mematuhi ketentuan kesehatan dan keamanan pangan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir lagi soal kualitas hewan kurban.
Tak hanya petugas di tingkat pusat, pemerintah daerah di setiap provinsi dan kabupaten/kota juga turut menurunkan tim pemantau hewan kurban di wilayah masing-masing. Keterlibatan berbagai pihak ini semakin memperkuat pengawasan. Asosiasi profesi seperti Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), organisasi peternak, serta juru sembelih halal juga turut ambil bagian.
Yang lebih menarik lagi, Kementan juga menggandeng perguruan tinggi. Mahasiswa dari 14 fakultas kedokteran hewan di seluruh Indonesia akan dilibatkan. Mereka akan membantu pemantauan kesehatan hewan kurban sekaligus menjadi agen edukasi. Tujuannya adalah pelaksanaan penyembelihan yang aman, higienis, dan sesuai standar veteriner. "Insya Allah pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi ini berjalan lancar dan khidmat," tutur Agung penuh optimisme.
Di tengah persiapan matang ini, ada kabar yang lebih bikin lega lagi. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengumumkan bahwa Indonesia mengalami surplus ternak pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Jumlah ketersediaan hewan kurban mencapai 3,2 juta ekor. Angka ini jelas melebihi kebutuhan nasional yang diperkirakan hanya sekitar 2,4 juta ekor. Dengan begitu, surplus hewan kurban di Indonesia mencapai sekitar 800 ribu ekor.
"Jadi ada surplus sekitar 800 ribuan ekor. Ini artinya alhamdulillah, Allah telah memberikan rahmat-Nya, telah memberikan rezeki-Nya kepada bangsa kita, negara kita hari ini," ujar Sudaryono dengan penuh syukur. Surplus ini tentu menjadi kabar baik. Pasalnya, ketersediaan yang melimpah seringkali berkorelasi dengan stabilitas harga. Harapannya, masyarakat yang ingin berkurban bisa mendapatkan hewan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kesiapan infrastruktur pemantauan yang solid, ditambah dengan pasokan ternak yang berlimpah, benar-benar menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyukseskan Idul Adha 1447 Hijriah. Mulai dari sisi kesehatan, kelayakan, hingga ketersediaan, semuanya dipastikan terjaga. Ini momentum emas bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban dengan tenang dan penuh keyakinan bahwa segala sesuatunya telah dipersiapkan dengan baik. Mari sambut Idul Adha tahun ini dengan penuh suka cita dan rasa syukur!
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media