Deretan Fakta Kasus Balita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi
Kronologi lengkap pembunuhan balita 2 tahun di Bekasi. Nenek korban histeris temukan cucu tewas dengan organ terburai dan anaknya sekarat digorok.
fin.co.id - Warga Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan balita berinisial MAJ (2) yang tewas mengenaskan di sebuah rumah kontrakan kawasan Omah Seruni 99, RT 02/RW 10, Kelurahan Jatirangga, Rabu (27/5/2026) malam.
Balita malang tersebut ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk dan sayatan di tubuhnya. Di lokasi yang sama, sang paman berinisial SG (18) juga ditemukan terluka.
Kasus tragis ini langsung menjadi perhatian warga sekitar dan kini masih dalam penyelidikan polisi. Berikut deretan fakta lengkapnya.
1. Balita Ditemukan Tewas di Ruang Tengah Kontrakan
Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui oleh nenek korban, M (60), yang baru pulang berdagang sekitar pukul 22.00 WIB. Saat tiba di rumah kontrakan, sang nenek mendapati cucunya sudah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah.
Sementara SG ditemukan dalam kondisi penuh luka. Ketua RT setempat, Taufik Hidayat, mengatakan kondisi korban sangat mengenaskan ketika ditemukan.
“Posisinya sudah tergeletak di lantai ruang tengah kontrakannya,” ujar Taufik saat ditemui di lokasi.
2. Pisau Dapur Ditemukan di Lokasi Kejadian
Warga yang berdatangan ke lokasi mengaku mendengar suara tangisan dan teriakan dari dalam rumah kontrakan sebelum kejadian terungkap.
Saat masuk ke dalam rumah, warga melihat adanya pisau dapur di dekat korban. Polisi kemudian mengamankan barang bukti tersebut untuk kepentingan penyelidikan.
Keberadaan pisau itu memperkuat dugaan bahwa balita tersebut menjadi korban pembunuhan.
3. Paman Korban Diduga Terlibat
Warga sekitar menduga SG terlibat dalam peristiwa tragis tersebut. Pasalnya, saat kejadian hanya ada korban dan SG di dalam rumah.
Selain itu, kondisi pintu rumah diketahui terkunci dari dalam.
“Diduga pelaku itu omnya karena mereka cuma berdua di rumah,” kata salah satu warga.