Modus Baru Obat Keras Daftar G Guncang Bekasi, Bandar Kabur ke Sawah Tinggalkan Motor Scoopy!
Modus baru peredaran obat keras daftar G guncang Cikarang Bekasi! Bandar kabur ke sawah dan tinggalkan motor Scoopy saat digerebek polisi.
fin.co.id - Warga Kabupaten Bekasi mendadak geger setelah polisi mengendus pola baru peredaran sediaan farmasi ilegal. Kepolisian Resor Metro Bekasi kini bergerak cepat memburu pengedar misterius di wilayah Kampung Jati Serang.
Penggerebekan mencekam tersebut terjadi di Kecamatan Cikarang Selatan pada hari Sabtu kemarin. Sayangnya, terduga pelaku langsung mengambil langkah seribu sesaat setelah mencium kedatangan petugas kepolisian.
Detik-Detik Penggerebekan Menegangkan di Cikarang Selatan
Aparat kepolisian sempat menyisir area permukiman padat penduduk hingga areal persawahan yang luas. Namun, keberadaan pelaku misterius tersebut masih belum terdeteksi oleh petugas di lapangan.
"Kedatangan petugas diduga sudah diketahui melalui jaringan pengawas sehingga pelaku melarikan diri saat proses pemantauan berlangsung," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni.
Walaupun sang bandar berhasil lolos, polisi tidak akan tinggal diam begitu saja. Pihak kepolisian memastikan petugas bergerak memetakan pelarian pria berbahaya tersebut sampai dapat.
Melacak Identitas Pelaku Lewat Motor Scoopy yang Tertinggal
Petugas kini mengantongi petunjuk emas berupa satu unit sepeda motor yang tertinggal. Kendaraan jenis Honda Scoopy berwarna krem-kuning bernomor polisi B 3985 TYV diduga kuat milik pelaku.
Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi bahkan sudah memeriksa database kepemilikan kendaraan tersebut. Identitas asli dari pemilik motor matic itu kini telah dikantongi petugas.
"Tadi juga sudah dicek sama satuan lantas, sudah diketahui pemiliknya, kemungkinan atas nama tersangka. Kita akan lakukan upaya pengejaran ke alamat sesuai dengan pemilik sepeda motor tersebut," jelas Sumarni.
Awas! Begini Modus Kurir Stand By yang Sangat Fleksibel
Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi AKBP Hannry Tambunan ikut mendampingi Kapolres dalam operasi kilat tersebut. Pihaknya berhasil mengendus pola baru peredaran obat keras ilegal di wilayah hukum Bekasi.
Bandar menggunakan modus kurir stand by yang hanya datang ke lokasi saat ada pesanan masuk. Strategi licik ini sengaja diterapkan untuk mengelabui aparat penegak hukum.
"Tersangka tadi juga ada di lokasi, pria berkaos hitam dan bercelana jeans. Dia kabur membawa plastik berwarna hitam diduga berisi obat daftar G, melarikan diri ke sawah-sawah. Motornya ditinggalkan dan itu yang kita amankan," kata Hannry.