Sabtu, 06 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Bikin Geger !! Polisi Ungkap Otak Pembunuhan WN Korsel di Bekasi

TA
Tim Redaksi
02/06/2026, 15:15 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Bikin Geger !! Polisi Ungkap Otak Pembunuhan WN Korsel di Bekasi

Foto ilustrasi garis polisi (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Misteri kematian warga negara Korea Selatan berinisial BS di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya kini mulai terkuak.

Pihak kepolisian mengungkap, bahwa kasus pembunuhan tersebut diduga direncanakan oleh mantan istri korban.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni mengungkapkan, pihak kepolisian telah mengamankan 2 orang tersangka yang terlibat berinisial SJ dan HW.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tersangka SJ diduga berperan sebagai pihak yang merencanakan dan memerintahkan pembunuhan terhadap korban," ungkap Sumarni kepada wartawan.

Advertisement

Menurut polisi, dugaan motif pembunuhan berawal dari konflik berkepanjangan antara korban dan pelaku yang berkaitan dengan persoalan rumah tangga.

Perselisihan tersebut mencakup masalah pembagian harta pasca-perceraian hingga kewajiban nafkah untuk anak-anak mereka.

Dalam proses penyidikan, terungkap bahwa SJ diduga menyuruh HW untuk menghabisi nyawa mantan suaminya. 

Sebagai imbalan, HW disebut dijanjikan bayaran mencapai ratusan juta rupiah apabila berhasil menjalankan aksinya.

"Dari hasil penyidikan juga diketahui bahwa Tersangka SJ memberikan sejumlah uang kepada Tersangka HW untuk melaksanakan pembunuhan terhadap korban dengan total pembayaran sebesar Rp 139 juta yang diberikan secara bertahap," jelasnya.

HW yang berperan sebagai eksekutor pembunuhan, berhasil ditangkap polisi saat berada di tempat kerjanya di wilayah Kota Bekasi.

Lebih lanjut, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa rencana pembunuhan tersebut bukan aksi spontan. Polisi menyebut, perencanaan kejahatan itu diduga disusun sejak akhir tahun 2025 sebelum dieksekusi.

"Tersangka HW menerima sejumlah uang sebagai imbalan untuk menghabisi nyawa korban dan beberapa kali melakukan pemantauan terhadap aktivitas korban sebelum aksi dilaksanakan," ucapnya.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah putri korban menemukan jasad ayahnya pada Rabu 27 Mei 2026 sore, dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya.

Advertisement

Saat ini, kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk menggali kemungkinan adanya fakta-fakta lain yang berkaitan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembunuhan tersebut.

Bagikan Artikel
Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis
Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.