Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Karawang Dilanda Wabah Misterius: Ribuan Ikan Mati Mendadak di Sungai Irigasi

SN
Tim Redaksi
02/06/2026, 11:34 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Karawang Dilanda Wabah Misterius: Ribuan Ikan Mati Mendadak di Sungai Irigasi

Ribuan ikan ditemukan mati secara misterius di Sungai Irigasi

Ringkasan :

  • Ribuan ikan ditemukan mati secara misterius di Sungai Irigasi BTuB2/CKM, Karawang, memicu kekhawatiran warga akan adanya pencemaran lingkungan yang serius.
  • Tim gabungan dari Satgas Citarum Harum Sektor 10 dan DLH Karawang segera turun tangan melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian untuk mencari tahu penyebab pasti fenomena ini.
  • Meskipun hasil uji pH air menunjukkan angka aman, investigasi terus berlanjut untuk mengidentifikasi sumber pencemaran dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

fin.co.id - Kepanikan melanda warga Karawang pada Selasa (2/6/2026) pagi ketika ribuan ikan mati mendadak ditemukan mengambang di sepanjang Sungai Irigasi BTuB2/CKM, tepatnya di kawasan Leuweung Seureuh.

Advertisement

Fenomena mengerikan ini sontak saja membuat warga sekitar cemas bukan kepalang.

Mereka khawatir ada zat berbahaya yang mencemari aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi ekosistem di sana.

Situasi darurat ini tidak dibiarkan berlarut-larut.

Menindaklanjuti laporan warga yang resah, tim gabungan dari Satgas Citarum Harum Sektor 10 dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang bergerak cepat.

Mereka langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penelusuran dan pemeriksaan lapangan.

Tujuannya jelas: mengidentifikasi titik awal dugaan pencemaran yang menyebabkan kematian massal ikan tersebut.

Investigasi Cepat DLH dan Satgas Citarum Harum

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Penataan Peraturan DLH Kabupaten Karawang, Luki Mantera Dwi Putra Romly, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah ini.

"Kami bersama Satgas Citarum Harum Sektor 10 langsung melakukan pengecekan dan penelusuran setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya ikan mati di aliran sungai wilayah Leuweung Seureuh," ujar Luki.

Advertisement

Langkah ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pengawasan dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Lebih penting lagi, ini merupakan respons sigap terhadap aduan masyarakat yang mendesak kepastian dan solusi.

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi