Libur Panjang Idul Adha 2026, Penumpang Kereta Tembus 683 Ribu! Stasiun Bekasi, Cikarang, Karawang Banjir Penumpang
Penumpang Kereta Api telah tiba di area Stasiun Daop 1 Jakarta
fin.co.id - Lonjakan penumpang kereta api terjadi selama libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat total 683.516 penumpang menggunakan layanan kereta api, baik jarak jauh maupun lokal.
Angka tersebut merupakan akumulasi perjalanan selama periode 25 Mei hingga 2 Juni 2026, yang bertepatan dengan momen libur Hari Raya Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan tingginya angka penumpang menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota.
Selama periode tersebut, jumlah penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat mencapai 300.742 orang, sementara penumpang yang tiba sebanyak 288.113 orang.
“Mobilitas masyarakat yang tinggi saat libur panjang ini membuktikan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit,” ujarnya.
Pasar Senen dan Gambir Jadi Stasiun Tersibuk
Dari sisi keberangkatan, Stasiun Pasar Senen menjadi yang paling padat dengan total 114.017 penumpang. Disusul Stasiun Gambir sebanyak 97.570 penumpang.
Beberapa stasiun lain yang juga mencatat volume tinggi antara lain:
- Stasiun Bekasi: 43.695 penumpang
- Stasiun Jatinegara
- Stasiun Cikarang
- Stasiun Karawang
- Stasiun Cikampek
Sementara untuk kedatangan, Stasiun Pasar Senen kembali menjadi tujuan utama dengan 97.265 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 92.727 penumpang.
KA Lokal Tak Kalah Ramai
Tak hanya kereta jarak jauh, layanan KA lokal juga mengalami lonjakan signifikan. Total penumpang berangkat mencapai 47.432 orang dan kedatangan 47.229 orang.
Stasiun Sukabumi menjadi yang paling ramai untuk KA lokal, dengan:
- Keberangkatan: 23.396 penumpang
- Kedatangan: 23.253 penumpang
Disusul Stasiun Bogor Paledang:
- Keberangkatan: 15.734 penumpang
- Kedatangan: 15.531 penumpang
Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta melayani 348.174 penumpang berangkat dan 335.342 penumpang datang selama periode tersebut.
Tingkat okupansi kereta api jarak jauh pun menunjukkan performa positif dengan rata-rata 82,7 persen.
Rinciannya:
- Kelas Ekonomi Komersial: 90,4 persen
- Kelas Eksekutif: 71,4 persen
- Ekonomi PSO: 106,9 persen (melebihi kapasitas)
Sementara itu, layanan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi mencatat okupansi tinggi mencapai 94,3 persen.
Tingginya jumlah penumpang ini menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari aspek keselamatan, keamanan, hingga kenyamanan perjalanan.
“Kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. Ini menjadi motivasi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” tutup Franoto.