Bisnis . 08/06/2026, 13:31 WIB

Waspada! Harga Pangan Meroket, Emak-emak Makin Menjerit!

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

fin.co.id - Kabar buruk datang dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Data terkini menunjukkan lonjakan harga yang signifikan pada sejumlah komoditas pangan penting, membuat kantong masyarakat, terutama ibu rumah tangga, semakin menipis. Situasi ini tentu saja memicu kekhawatiran akan stabilitas harga pangan di tanah air.

Ancaman Inflasi Pangan Makin Nyata

Anda pasti kaget saat mendengar harga cabai rawit merah kini menyentuh angka Rp73.700 per kilogram. Ya, Anda tidak salah baca.

Komoditas yang satu ini, yang menjadi bumbu wajib di hampir setiap masakan Indonesia, kini harganya melambung tinggi. Hal ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi para pencari nafkah yang harus memutar otak lebih keras untuk menyiasati pengeluaran rumah tangga.

Untuk harga telur ayam, PIHPS Nasional mencatat, kini berada di angka Rp29.700 per kilogram.

Data yang dirilis Senin (8/6), pukul 10.50 WIB harga Bawang merah, yang selalu dicari untuk menambah cita rasa masakan, kini dijual Rp56.150 per kilogram.

Sementara itu, bawang putih tidak mau kalah, bertengger di harga Rp40.850 per kilogram. Keduanya menunjukkan tren kenaikan yang cukup mengkhawatirkan bagi para pedagang maupun konsumen.

Beralih ke komoditas pokok, yaitu beras. Beras kualitas bawah I kini dibanderol Rp14.300 per kilogram, sementara kualitas bawah II menyentuh Rp14.700 per kilogram.

Bagi Anda yang memilih kualitas medium, bersiaplah merogoh kocek lebih dalam lagi. Beras medium I dihargai Rp16.000 per kilogram, dan medium II di angka Rp15.750 per kilogram.

Bagi yang mendambakan kualitas super, harga beras super I kini mencapai Rp17.100 per kilogram, dan super II di Rp16.750 per kilogram. Kenaikan harga beras ini tentu menjadi momok menakutkan bagi jutaan keluarga Indonesia, mengingat beras adalah makanan pokok utama.

Pedagang pun Tertekan

Lonjakan harga tidak berhenti pada cabai rawit merah dan telur ayam. Cabai merah besar tercatat di harga Rp60.800 per kilogram, cabai merah keriting Rp56.500 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp53.950 per kilogram. Semua varian cabai menunjukkan tren kenaikan yang sama.

Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam ras segar kini berada di angka Rp35.900 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I dijual seharga Rp146.300 per kilogram, dan kualitas II Rp139.000 per kilogram. Keduanya menunjukkan bahwa konsumsi daging juga semakin berat dijangkau oleh masyarakat.

Gula pasir, yang menjadi pemanis di setiap hidangan, juga mengalami kenaikan. Gula pasir kualitas premium dibanderol Rp19.900 per kilogram, dan gula pasir lokal Rp19.050 per kilogram. Kenaikan harga gula ini bisa berimbas pada berbagai produk makanan dan minuman olahan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com