Selasa, 09 Juni 2026
--°C --
-- · --
Lifestyle

Awas Angin Duduk! Kenali Gejala Awal Serangan Jantung Mematikan

SN
Tim Redaksi
09/06/2026, 21:54 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Awas Angin Duduk! Kenali Gejala Awal Serangan Jantung Mematikan

dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FAsCC. - Dok. Sigit Nugroho/FIN -

fin.co.id - Kabar yang sangat mengekam bagi kamu yang masih sering menyepelekan rasa nyeri di area dada saat beraktivitas malam hari. Kamu wajib menyimak peringatan medis terbaru ini agar tidak kecolongan menghadapi potensi penyumbatan pembuluh darah yang mematikan.

Para ahli medis dunia kini mulai bergerak agresif membongkar salah kaprah seputar keluhan fisik yang kerap dianggap sepele oleh masyarakat luas. Langkah edukasi masif ini menjadi benteng pertahanan utama untuk menyelamatkan nyawa kamu dan orang-orang tercinta dari ancaman henti jantung.

Daewoong Pharmaceutical dan PERKI Bongkar Fakta Angina Pektoris yang Kerap Menipu Warga

Manajemen Daewoong Pharmaceutical Indonesia berkolaborasi erat dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menggelar diskusi edukasi media di Jakarta pada hari Selasa. Otoritas kesehatan menyoroti secara tajam pentingnya meningkatkan kewaspadaan publik terhadap ancaman penyakit kardiovaskular kronis.

Advertisement

Kedua lembaga ini membeberkan fakta bahwa keluhan angin duduk yang selama ini dianggap masuk angin biasa ternyata merupakan tanda awal angina pektoris. Kondisi medis ini mengindikasikan bahwa pasokan aliran darah menuju organ vital kamu sedang berada dalam status bahaya.

Kenali Ciri Otot Jantung Kekurangan Oksigen, Nyeri Dada Tengah Menjalar ke Rahang

Pakar kesehatan menjelaskan secara rinci bahwa gangguan ini terjadi akibat otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup. Kamu harus segera mengenali sensasi nyeri spesifik seperti dada tengah terasa tertekan benda berat sebagai alarm darurat tubuh.

Rasa sakit yang patut diwaspadai biasanya akan menjalar secara cepat menuju area rahang hingga lengan bagian kiri atau kanan. Gejala klinis ini bahkan bisa muncul secara mendadak saat kamu sedang beristirahat santai tanpa melakukan aktivitas fisik berat.

"Jika dibiarkan hingga pembuluh darah benar-benar tersumbat, kondisi ini dapat berujung langsung pada infark miokard akut atau kematian mendadak. Pasien perlu segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan memulai pengobatan yang sesuai,” tegas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah PERKI, dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FAsCC.

Aparat Medis Desak Perubahan Mindset, Stop Anggap Nyeri Sebagai Pegal Akibat Kelelahan

Daewoong bersama jaringan dokter spesialis mendesak masyarakat untuk segera merubah pola pikir (mindset) yang keliru dalam merespons sinyal tubuh. Berhenti mengkategorikan rasa tidak nyaman di area dada sebagai gejala kelelahan, pegal biasa, atau gangguan lambung akibat telat makan.

Setiap tanda peringatan angina tidak stabil ini wajib kamu sikapi sebagai instruksi darurat untuk langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan yang cepat di ruang instalasi gawat darurat akan memperbesar peluang kesembuhan sebelum kerusakan otot meluas.

Advertisement

Kolesterol Jahat Jadi Biang Kerok Utama, Jaga Kadar LDL-C di Bawah 55 mg/dL

Dalam kesempatan yang sama, otoritas farmasi membeberkan zat pemicu utama di balik terjadinya penyempitan saluran darah tersebut. Penumpukan lemak jenuh atau dikenal sebagai Low Density Lipoprotein (LDL) menjadi musuh nomor satu yang merusak sistem peredaran darah.

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi