Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Siap Sambut Siswa Baru Akhir Juni Ini.
Presiden Prabowo Subianto mewujudkan janjinya. Sekolah Rakyat 2025 jadi program prioritas nasional. Tujuannya memutus rantai ketimpangan pendidikan dengan menyediakan akses gratis, berkualitas, dan merata bagi anak-anak Indonesia.
fin.co.id - Kabar baik datang dari Kabupaten Bekasi! Pemerintah setempat mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur dan fasilitas penunjang Sekolah Rakyat (SR) di daerahnya telah 100% siap digunakan.
Ini berarti, para calon peserta didik baru dapat segera merasakan fasilitas pendidikan yang mumpuni mulai akhir bulan Juni ini, tepat saat tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah, dengan optimis menyatakan, "Insya Allah kegiatan belajar mengajar akan dimulai akhir Juni ini, jumlah siswa sesuai kuota yang telah ditetapkan."
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi yang berlokasi strategis di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, tidak hanya menawarkan ruang kelas, tetapi juga sebuah ekosistem pendidikan yang komprehensif. Program ini secara khusus menyasar calon peserta didik baru serta menampung siswa asal daerah yang sebelumnya dititipkan di SR Rintisan Kota Bekasi. Ini adalah sebuah langkah besar untuk memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Pada tahun pertamanya beroperasi, SR Kabupaten Bekasi akan membuka sembilan ruang kelas. Pembagiannya cukup merata, yaitu tiga rombongan belajar (rombel) untuk setiap jenjang pendidikan: Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Setiap ruang kelas didesain untuk menampung 30 peserta didik. "Setiap kelas 30 siswa, total kuota 270 siswa, masing-masing 90 siswa setiap jenjang," jelas Alamsyah.
Lebih lanjut, Alamsyah merinci, "Selain itu, ada 44 siswa asal Kabupaten Bekasi yang telah mengikuti pendidikan di Kota Bekasi juga akan dialihkan ke sini." Keputusan ini diambil demi mendekatkan akses pendidikan berkualitas bagi warga Kabupaten Bekasi.
Ini bukan sekadar bangunan sekolah biasa. SR Kabupaten Bekasi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal. Fasilitasnya meliputi ruang kelas yang representatif, asrama terpisah untuk putra dan putri, lengkap dengan akomodasi untuk wali asrama dan para pengajar. Tak hanya itu, ada pula ruang serbaguna, ruang makan yang nyaman, ruang ibadah, serta fasilitas olahraga modern seperti lapangan mini soccer, lapangan basket, hingga lapangan upacara.
Prioritas untuk Keluarga Kurang Mampu
Sasaran utama dari program Sekolah Rakyat ini jelas tertuju pada mereka yang paling membutuhkan. Alamsyah menegaskan bahwa peserta didik yang diprioritaskan adalah berasal dari keluarga kategori kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Data ini diambil dari Kementerian Sosial dan telah melalui proses verifikasi ketat oleh Badan Pusat Statistik bersama pendamping program keluarga harapan.
Upaya penjangkauan terus dilakukan secara intensif. "Calon siswa dari data Kemensos yang kami ground check di lapangan, tingkat SD masih kurang 65 orang calon siswa," ujar Alamsyah. Ketersediaan dan kelengkapan data ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan.
Pembangunan fisik sekolah ini berjalan lancar dan sesuai jadwal. Berdasarkan tinjauan lapangan, pembangunan gedung telah selesai dan kini memasuki tahap finishing. Bahkan, Kantor Staf Presiden (KSP) pun telah meninjau langsung progres pembangunan ini dua pekan lalu. "Mudah-mudahan semua berjalan sesuai target sehingga saat ajaran baru dimulai, seluruh sarana prasarana dapat digunakan secara maksimal," harap Alamsyah.
Harapan Baru dan Akses Pendidikan yang Luas
Program Sekolah Rakyat ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu. Diharapkan, program ini dapat menjadi benteng pertahanan agar anak-anak tidak putus sekolah akibat kendala ekonomi. Lebih dari itu, program ini bertujuan mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing tinggi.
"Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya warga kurang mampu. Anak-anak terkendala biaya dapat bersekolah dengan baik dan mudah-mudahan menjadi generasi penerus berkualitas serta berdaya saing tinggi," tandas Alamsyah, menggambarkan optimisme dan harapan besar terhadap dampak positif program ini.
SR Kabupaten Bekasi ini merupakan bagian integral dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat tahap kedua. Proses pembangunan fasilitas pendidikan ini dimulai sejak 2 Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada 29 Juli 2026. Pemanfaatan lahan aset daerah seluas 5,4 hektare yang akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial selaku operator program Sekolah Rakyat, semakin mempertegas sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas untuk seluruh anak bangsa.