News . 17/06/2026, 15:27 WIB

Forum Kopdar Total Politik di UGM Ricuh, Massa Aliansi Mahasiswa Lakukan Persekusi terhadap Menteri

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Kericuhan melanda forum diskusi dan dialog Kopdar yang diselenggarakan oleh Total Politik di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin, 15 Juni 2026. Acara yang awalnya berlangsung tertib berubah menjadi kacau setelah sekelompok kecil massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa UGM melakukan tindakan persekusi terhadap para pembicara yang merupakan menteri Kabinet.

Sesi pertama acara yang sempat tertunda dari jadwal semula pada 12 Juni 2026 ini sebenarnya berjalan kondusif sejak sore hari. Pihak panitia dan tim Total Politik juga sempat melakukan ramah tamah bersama Rektor serta Wakil Rektor UGM di transit room saat waktu istirahat.

Kronologi Massa Ambil Alih Panggung

Memasuki sesi utama pada pukul 19.30 WIB, diskusi yang dipandu oleh host Budi-Arie dari Total Politik berjalan lancar dan interaktif. Forum tersebut menghadirkan tiga narasumber penting, yaitu Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Kepala Badan Taskin Budiman Sudjatmiko.

Namun, situasi berubah total pada pukul 20.19 WIB saat sesi eksplorasi dan dialog akan dimulai. Sekelompok kecil massa tanpa jaket almamater tiba-tiba merangsek menuju panggung membawa pengeras suara, membentangkan spanduk, serta melontarkan makian dan sumpah serapah.

Aksi sepihak ini langsung menghentikan jalannya forum. Massa tidak memberikan kesempatan bagi host maupun narasumber untuk memulai sesi tanya jawab dengan ratusan peserta yang hadir. Panitia menilai aksi tersebut telah dipersiapkan sebelumnya melihat kesiapan atribut dan perangkat yang dibawa oleh kelompok massa.

Meskipun panitia berulang kali mengimbau agar penyampaian aspirasi mengutamakan dialog tertib, kelompok tersebut terus melakukan kekerasan verbal dan fisik. Mereka memaki, mendorong, hingga menyiram para menteri serta peserta yang ada di lokasi.

Narasumber Temui Mahasiswa di Luar Forum

Akibat situasi yang semakin tidak terkendali dan munculnya ancaman kekerasan, Budiman Sudjatmiko memutuskan untuk meninggalkan lokasi acara. Sementara itu, Wamentan Sudaryono dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memilih untuk tetap menemui mahasiswa secara langsung di sekitar Bunderan UGM pada pukul 20.45 WIB.

Kedua pejabat publik tersebut berupaya membangun ruang komunikasi di tengah situasi yang emosional. Namun, proses dialog langsung yang berlangsung hingga pukul 21.10 WIB ini tidak berkembang menjadi diskusi produktif karena penyampaian tuntutan berjalan sepihak dan penjelasan narasumber terus dipotong.

Panitia Dialog Kopdar Total Politik, Taufik Hidayat, menyayangkan tindakan anarkis yang menggagalkan kesempatan diskusi substantif ini.

"Sekelompok kecil massa ini tidak menunjukkan kemauan untuk berdiskusi maupun mendengarkan jawaban yang disampaikan oleh Wamentan dan Menteri ATR/BPN. Kami menilai bahwa aksi ini tidak memiliki niat baik untuk membangun dialog yang konstruktif," ujar Taufik Hidayat.

Karena kondisi forum yang sudah tidak memungkinkan untuk berlanjut secara efektif, para narasumber akhirnya meninggalkan lokasi dengan pendampingan ketat dari panitia. Agenda diskusi nasional yang dinantikan ratusan peserta tersebut terpaksa berakhir lebih cepat tanpa hasil yang optimal. (*)

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com