Bisnis . 19/06/2026, 08:47 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Kabar buruk datang menghantam dapur seluruh masyarakat Indonesia di pertengahan tahun ini.
Lonjakan harga kebutuhan pokok semakin tak terkendali, membuat ibu rumah tangga dan para pelaku usaha kuliner harus segera menyusun strategi jitu.
Jika tidak cermat mengatur pengeluaran, jangan heran jika modal usaha Anda tergerus habis oleh tingginya ongkos dapur yang kian mencekik.
Anda mungkin akan terkejut saat berbelanja di pasar tradisional.
Sejumlah komoditas utama mencatatkan kenaikan harga yang sungguh ekstrem.
Bahkan, Bank sentral melalui data terbaru menunjukkan pergerakan grafik yang mengkhawatirkan di mayoritas bahan pangan nasional.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, baru saja merilis data yang sungguh mengejutkan.
Otoritas mencatat harga komoditas cabai rawit merah kini resmi menyentuh angka fantastis Rp100.000 per kilogram.
Kenaikan harga yang luar biasa ini tentu menjadi pukulan telak bagi para pecinta kuliner pedas.
Pemilik warung makan yang sangat mengandalkan cabai sebagai bahan baku utama pun turut merasakan dampaknya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media