Minggu, 21 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

BEM Persatuan Indonesia Bongkar Borok Program MBG, Minta Prabowo Evaluasi Total!

SN
Tim Redaksi
20/06/2026, 17:57 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
BEM Persatuan Indonesia Bongkar Borok Program MBG, Minta Prabowo Evaluasi Total!

BEM Persatuan Indonesia tuntut perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis dan desak Presiden Prabowo evaluasi kinerja kementerian.

fin.co.id - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Persatuan Indonesia se-Jabodetabek mendadak mengguncang panggung politik nasional. Mereka secara terbuka menyoroti tajam efektivitas tata kelola keuangan pada sejumlah proyek besar di era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Organisasi mahasiswa independen ini mencium adanya indikasi disorientasi informasi yang sengaja disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat para pemimpin lembaga eksekutif mahasiswa bergerak merumuskan pernyataan sikap yang sangat tegas.

Aliansi Mahasiswa Jabodetabek Desak Audit Anggaran Makan Bergizi Gratis

Mahasiswa menuntut pertanggungjawaban penuh dari setiap instansi negara yang mengelola dana operasional proyek strategis nasional. Mereka mendesak Presiden Prabowo memimpin langsung evaluasi komprehensif agar penggunaan anggaran tidak menyimpang dari ketentuan perundang-undangan.

Advertisement

Program raksasa seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah-Putih menjadi sorotan utama yang wajib ditinjau ulang. Kebijakan ini harus berjalan selaras dengan Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) demi kepentingan publik.

"Sikap BEM Persatuan Indonesia terkait MBG ini sangat clear, setelah melakukan berbagai kajian yang mendalam, kami bersepakat untuk mendukung program MBG tetap dilanjutkan karena soal gizi ini merupakan hal yang fundamental untuk menyiapkan generasi Emas 2045, tapi dengan catatan tata kelola MBG harus di perbaiki secara komprehensif," tulis perwakilan mahasiswa dalam maklumat resminya.

Meskipun mendukung penuh kelanjutan perbaikan gizi demi menyongsong visi Generasi Emas 2045, mahasiswa memberikan catatan kritis yang sangat keras. Pemerintah wajib merombak total sistem pengawasan di lapangan agar dana ratusan triliun tersebut tidak bocor.

Kecam Intimidasi Diskusi Ilmiah, Tagih Kehadiran Wamentan Sudaryono

Gerakan intelektual ini juga menaruh perhatian serius pada maraknya aksi premanisme berupa persekusi ruang-ruang diskusi akademis belakangan ini. BEM Persatuan Indonesia mengecam keras segala bentuk kekerasan fisik maupun emosional yang mencederai kedaulatan rakyat di lingkungan kampus.

Bagi mereka, universitas harus tetap menjadi tempat terhormat untuk menguji argumen lewat debat sehat dan penalaran ilmiah yang matang. Oleh karena itu, mahasiswa menuntut jaminan keamanan dari negara terhadap setiap kegiatan mimbar bebas di seluruh penjuru tanah air.

Tak tinggal diam, para aktivis kampus juga menagih komitmen lisan dari Wakil Menteri Pertanian Sudaryono serta para pejabat publik lainnya. Mahasiswa menantang jajaran penguasa untuk berani hadir duduk bersama di satu meja dalam forum majelis dialog ilmiah.

Sinergi tanpa jarak antara pemerintah dan masyarakat sipil menjadi kunci utama agar kritik yang masuk bisa memperbaiki kualitas regulasi. Pendekatan setara ini dinilai mampu menyerap aspirasi riil dari masyarakat bawah secara lebih cepat dan akurat.

Advertisement

Jaga Daya Beli, Pemerintah Wajib Amankan Pasokan BBM Bersubsidi

Isu perekonomian domestik juga menjadi poin krusial yang tidak luput dari perhatian tajam para perwakilan mahasiswa Jabodetabek ini. Mereka meminta jaminan stabilitas harga komoditas bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tidak semakin membebani pundak rakyat kecil.

Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi