News . 22/06/2026, 18:27 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - KAI baru saja mengambil langkah super agresif dengan merombak habis-habisan infrastruktur di berbagai stasiun demi memanjakan jutaan komuter. Langkah ini wajib Anda ketahui agar tidak ketinggalan tren bermobilitas yang kini jauh lebih modern dan serba cepat.
Manajemen sengaja mengebut penguatan keandalan dan keselamatan fasilitas stasiun LRT Jabodebek seiring lonjakan drastis jumlah pengguna jasa. KAI tidak ingin fasilitas yang ada kalah saing dengan tingginya ekspektasi masyarakat perkotaan yang menuntut kepraktisan seratus persen sejak langkah pertama.
Sepanjang tahun 2026, petugas di lapangan telah mengeksusi berbagai proyek pembaruan fasilitas publik secara masif di titik-titik krusial. Pekerjaan tersebut meliputi penambahan dan optimalisasi sistem penerangan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Pancoran.
Pihak pengelola juga menyulap area entrance dan JPO Stasiun Kuningan serta area JPO dan lift Stasiun Rasuna Said menjadi jauh lebih terang benderang. Bahkan, KAI langsung memasang unit pendingin udara tambahan di area concourse Stasiun Dukuh Atas agar penumpang tidak kegerahan saat jam sibuk.
“Keselamatan merupakan fondasi utama layanan transportasi publik. Karena itu, setiap program perawatan dan peningkatan fasilitas yang kami lakukan selalu mengedepankan aspek keselamatan bagi pengguna maupun petugas, sehingga pengguna dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman sejak berada di area stasiun hingga tiba di tujuan,”
Pernyataan dari Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika di atas menegaskan bahwa kenyamanan konsumen menjadi harga mati bagi perusahaan. Transformasi fisik stasiun ini menjamin pengalaman perjalanan masyarakat urban tetap lancar tanpa hambatan berarti.
Bagi Anda warga urban pelaju dari arah satelit, KAI juga membawa kabar gembira terkait pembenahan sarana penunjang pergerakan vertikal. Perusahaan melaksanakan program peremajaan dan peningkatan keandalan lift serta eskalator di sejumlah stasiun utama.
Target peremajaan komponen mekanis ini menyasar Stasiun Jatimulya, Bekasi Barat, Jatibening Baru, dan Cikunir 1 secara berkala. Penggantian berbagai komponen utama ini bertujuan menjaga keselamatan serta memastikan tidak ada lagi drama fasilitas mogok saat arus padat.
Tidak hanya itu, tim teknis juga merampungkan perawatan korektif waterproofing atap di seluruh stasiun LRT Jabodebek tanpa terkecuali. Proteksi ekstra ini memastikan seluruh area stasiun tetap kering dan nyaman meskipun diguyur hujan lebat di cuaca ekstrem.
Langkah perbaikan besar-besaran ini nyatanya sangat sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek yang terus meroket tajam mengalahkan rekor sebelumnya. Data internal mencatat pada periode Januari–Mei 2025, moda transportasi modern ini melayani 10.727.798 pengguna.
Angka fantastis tersebut langsung terlampaui pada periode yang sama tahun 2026, di mana jumlahnya meledak hingga menyentuh 13.211.856 pengguna. Lonjakan masif ini membuktikan bahwa masyarakat kini semakin bergantung pada kereta layang otomatis ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media