News . 11/05/2026, 19:15 WIB

Drama Macet Cikarang Segera Tamat ?? Pemkab Bekasi Ajukan Flyover Telaga Asih

Penulis : Tuahta Aldo  |  Editor : Tuahta Aldo

Karawang Bekasi FIN - Kemacetan panjang di sejumlah perlintasan kereta di Kabupaten Bekasi, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, resmi mengusulkan pembangunan flyover Telaga Asih serta underpass Lemahabang kepada pemerintah pusat.

Langkah tersebut dilakukan, karena dua titik perlintasan sebidang itu dianggap sudah terlalu padat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan, kondisi perlintasan kereta di wilayah Bekasi memang sudah lama menjadi persoalan masyarakat.

“Dengan kondisi beberapa titik di Kabupaten Bekasi yang masih terdapat perlintasan kereta sebidang, ini sudah sejak lama dikeluhkan masyarakat, terutama di jam-jam sibuk seperti di perlintasan kereta Lemahabang. Makanya kami menyampaikan permohonan kepada pemerintah pusat untuk dapat membantu pemerintah daerah membangun fly over atau underpass,” kata Asep Surya.

Menurutnya, peningkatan jumlah perjalanan kereta, termasuk operasional KRL lintas Manggarai - Cikarang, membuat pembangunan jalur tidak sebidang menjadi kebutuhan mendesak.

“Frekuensi perjalanan kereta api sekarang semakin meningkat seiring operasional KRL dan pengembangan jalur kereta. Kondisi ini tentu harus diimbangi dengan penanganan perlintasan agar keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga,” jelasnya.

Adapun proyek yang diusulkan meliputi pembangunan flyover di jalur Telaga Asih-Wanasari, tepatnya di antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Metland Telaga Murni.

Sementara itu, underpass akan dibangun di Jalan KH Ma’mun Nawawi yang berada di lintasan Stasiun Cikarang hingga Stasiun Lemahabang.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mengaku sudah menyiapkan sejumlah dokumen teknis, seperti Detail Engineering Design (DED) agar proyek bisa segera diproses oleh pemerintah pusat. 

“Sebagai bentuk keseriusan, kami juga sudah menyiapkan dukungan teknis seperti Detail Engineering Design (DED) dan dokumen pendukung lainnya agar proses pembangunan bisa segera ditindaklanjuti,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono mengungkapkan, 2 lokasi tersebut menjadi prioritas karena volume kendaraan yang melintas setiap hari sangat tinggi.

“Kemarin kami sudah sampaikan kepada Bappenas bagaimana kondisi di Kabupaten Bekasi. Tingkat kemacetan di dua titik tersebut memang luar biasa,” ungkap Agus Budiono. Bahkan jalur Lemahabang disebut sebagai titik vital, karena menghubungkan jalan nasional dan jalan provinsi.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp184 miliar. 

Rinciannya, underpass Lemahabang diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp 99 miliar, sedangkan pembangunan flyover Telaga Asih membutuhkan sekitar Rp 85 miliar. 

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com