Bisnis . 11/05/2026, 11:52 WIB

Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Rp34,75 Triliun Masuk Babak Baru, Proses Lelang Resmi Ditutup!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Karawang Bekasi FIN - Proyek Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat atau JORR III senilai Rp34,75 triliun memasuki babak baru setelah proses registrasi peserta lelang resmi ditutup. Jalan tol strategis yang akan menghubungkan kawasan Sentul hingga Karawang ini diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur penting untuk memperkuat konektivitas di Jawa Barat.

Berdasarkan pengumuman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), layanan registrasi peserta lelang ditutup pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

“Layanan registrasi peserta lelang telah ditutup pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Terima kasih atas partisipasi Anda,” tulis pengumuman pada laman resmi BPJT Kementerian PU yang dikutip Minggu (10/5/2026).

Proyek Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Gunakan Skema KPBU

Proyek Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat merupakan proyek prakarsa badan usaha atau unsolicited dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pemerintah menyiapkan proyek ini sebagai bagian dari pengembangan jaringan jalan tol terintegrasi di wilayah penyangga Jakarta.

Berdasarkan data pada laman Simpul KPBU Kementerian PU, proyek tersebut memiliki indikasi nilai investasi sebesar Rp34,75 triliun dengan masa konsesi selama 40 tahun.

Dengan nilai investasi jumbo dan periode konsesi panjang, proyek ini dinilai menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis yang menarik perhatian pelaku usaha jalan tol nasional.

Jalur Tol Baru Bakal Hubungkan Sentul hingga Karawang

Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat dirancang membentang sepanjang sekitar 60,36 kilometer hingga 61,5 kilometer. Ruas ini akan menghubungkan Sentul Junction dengan Karawang Junction di Jawa Barat.

Kehadiran tol baru tersebut juga akan memperkuat konektivitas dengan sejumlah ruas strategis lain. Dalam dokumen proyek disebutkan bahwa jalan tol ini akan terhubung dengan Tol Bogor Ring Road, Tol Jakarta-Cikampek Selatan, serta Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

Konektivitas tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur utama kawasan Jabodetabek dan Karawang.

Karawang sendiri selama beberapa tahun terakhir berkembang sebagai kawasan industri dan permukiman dengan mobilitas kendaraan yang terus meningkat. Karena itu, pembangunan akses jalan baru dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan transportasi.

Gunakan Skema DBFOMT dan Sistem Tarif Tol

Dalam dokumen proyek, Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat menggunakan skema kontrak Design Build Finance Operational Maintenance Transfer (DBFOMT).

Melalui skema tersebut, badan usaha nantinya tidak hanya bertanggung jawab dalam pembangunan jalan tol, tetapi juga pembiayaan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga pengalihan aset setelah masa konsesi berakhir.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com