News . 13/05/2026, 13:18 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi di Jawa Barat kembali ditegaskan, melalui pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat.
Pengukuhan tersebut digelar di Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Bandung, Senin 11 Mei 2026, yang dihadiri langsung Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.
Suasana berlangsung khidmat, sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor keuangan.
Dalam prosesi resmi itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono melantik Junanto Herdiawan sebagai Kepala Perwakilan BI Jawa Barat yang baru.
Ia menggantikan Muhamad Nur setelah menjabat sekitar dua setengah tahun.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi penguatan program strategis Bank Indonesia di Jawa Barat, khususnya dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah di tengah tantangan global.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, Bank Indonesia memiliki posisi vital sebagai lembaga independen yang menjaga stabilitas nilai rupiah serta mendukung ketahanan ekonomi nasional.
Menurutnya, penguatan sektor keuangan dan tata kelola pemerintahan menjadi langkah penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.
Ia juga menyoroti pentingnya distribusi peredaran uang yang lebih seimbang di masyarakat, agar dampak pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara luas.
Sementara itu Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus mendukung berbagai program strategis Bank Indonesia.
“Ini menjadi momentum pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat sekaligus menjadi ajang mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan negara,” ungkap Abdul Harris Bobihoe.
Ia menyebut kerja sama tersebut mencakup pengendalian inflasi daerah, percepatan digitalisasi transaksi keuangan, hingga pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Kolaborasi tersebut juga diyakini, dapat mempercepat realisasi berbagai program pembangunan ekonomi yang berfokus pada kebutuhan masyarakat.
Dengan komunikasi dan kerja sama yang semakin erat, pemerintah berharap berbagai program ekonomi di Jawa Barat dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media