Jumat, 15 Mei 2026
--°C --
-- · --
Lifestyle

Honda Gaspol Elektrifikasi Global, 15 Mobil Hybrid Baru Siap Meluncur hingga 2030

SN
Tim Redaksi
15/05/2026, 19:58 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Honda Gaspol Elektrifikasi Global, 15 Mobil Hybrid Baru Siap Meluncur hingga 2030

Honda percepat elektrifikasi global dengan 15 mobil hybrid baru, teknologi ASIMO OS, dan investasi besar hingga 2030.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan keseriusan Honda menghadapi perubahan tren otomotif dunia yang semakin mengarah ke kendaraan ramah lingkungan.

Honda Perkenalkan Strategi Triple Half

Untuk mempercepat pengembangan teknologi baru, Honda memperkenalkan pendekatan bernama Triple Half.

Strategi ini menjadi transformasi besar dalam proses pengembangan kendaraan dengan target memangkas biaya, waktu, dan beban pengembangan hingga setengah dibanding posisi tahun 2025.

Advertisement

Melalui pendekatan tersebut, Honda ingin menghadirkan inovasi lebih cepat sekaligus memperluas skala produksi kendaraan elektrifikasi.

Dengan efisiensi pengembangan yang lebih tinggi, perusahaan berharap teknologi terbaru dapat segera dinikmati konsumen di berbagai pasar global.

ASIMO OS Akan Masuk ke Mobil Generasi Baru

Honda juga memastikan sistem operasi pintar ASIMO OS akan diterapkan pada model-model generasi terbaru.

Sebelumnya, teknologi tersebut dikembangkan sebagai inti pengalaman kendaraan listrik Honda.

Kini, Honda ingin membawa pengalaman mobilitas cerdas itu ke lebih banyak segmen kendaraan.

Penerapan ASIMO OS diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, kenyamanan, serta pengalaman berkendara yang lebih modern bagi pengguna.

Asia dan ASEAN Jadi Fokus Penting Honda

Dalam roadmap globalnya, Honda menempatkan Asia sebagai salah satu wilayah strategis untuk pertumbuhan jangka panjang.

India dan kawasan ASEAN disebut menjadi pasar penting dalam pengembangan teknologi elektrifikasi terbaru Honda.

Menariknya, Honda tidak sekadar membawa model global ke kawasan Asia. Perusahaan mengaku akan menyesuaikan teknologi dan produk dengan karakter serta kebutuhan konsumen di masing-masing negara.

Advertisement
Bagikan Artikel
Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis
Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID