Bisnis . 15/05/2026, 15:45 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Mahasiswa dibiasakan bekerja menggunakan standar industri kreatif global sehingga memiliki keunggulan kompetitif saat masuk ke dunia profesional.
Selain itu, BINUS Career Center juga memperkuat perjalanan karier mahasiswa dengan menghubungkan mereka langsung kepada pemberi kerja bahkan sebelum lulus kuliah.
Masih banyak orang tua yang mempertanyakan masa depan karier anak di jurusan desain. Kekhawatiran tersebut biasanya berkaitan dengan stabilitas industri, peluang kerja, hingga hasil investasi pendidikan.
School of Design BINUS menilai pencapaian Employer Reputation #2 di Indonesia menjadi jawaban paling konkret terhadap kekhawatiran tersebut.
Angka itu bukan sekadar klaim institusi, melainkan penilaian langsung dari industri yang aktif merekrut lulusan.
BINUS juga mencatat bahwa 80,1 persen lulusan sarjana sudah bekerja saat kelulusan.
Sebagian besar lulusan tersebut berkarier di perusahaan global maupun membangun bisnis kreatif sendiri.
Danendro menegaskan bahwa kepercayaan industri tidak bisa dibangun melalui kampanye semata.
“Kepercayaan industri tidak bisa dibeli dengan kampanye. Ia dibangun dari kualitas lulusan yang terbukti, tahun demi tahun,” jelasnya.
Pencapaian School of Design BINUS dalam QS 2026 memperlihatkan bahwa industri kreatif kini menjadi salah satu sektor dengan prospek besar di Indonesia.
Perusahaan semakin membutuhkan desainer yang mampu berpikir strategis, memahami teknologi, dan menghasilkan solusi bisnis kreatif.
Bagi calon mahasiswa yang ingin membangun karier di industri kreatif, reputasi yang diakui industri menjadi indikator penting dalam memilih institusi pendidikan.
Employer Reputation #2 di Indonesia menjadi bukti bahwa School of Design BINUS berhasil membangun pendidikan desain yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media