Bisnis . 15/05/2026, 07:07 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Di tengah bayang-bayang kenaikan harga energi global, pemerintah membawa kabar melegakan bagi seluruh keluarga di Indonesia. Memasuki pertengahan Mei 2026, harga LPG subsidi 3 kg atau yang akrab disapa Gas Melon dipastikan tidak akan mengalami kenaikan.
Keputusan strategis ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga dan memastikan sektor UMKM tetap bisa berproduksi tanpa terbebani biaya energi yang membengkak.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa perlindungan terhadap daya beli masyarakat kecil adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah telah menyiapkan "benteng" anggaran untuk menahan gejolak harga minyak mentah dunia.
“Sekalipun harga minyak mentah Indonesia menyentuh angka US$100 per barel, Insya Allah harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik hingga 31 Desember 2026,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya.
Saat ini, pemerintah menggelontorkan anggaran subsidi energi yang sangat besar, mencapai kisaran Rp80 triliun hingga Rp87 triliun per tahun. Subsidi jumbo ini dikhususkan bagi rumah tangga prasejahtera, UMKM, petani, dan nelayan kecil agar dapur mereka tetap bisa mengebul.
Meskipun harga Gas Melon subsidi tetap stabil, harga LPG non-subsidi (Bright Gas) mengalami penyesuaian di tingkat agen resmi sesuai dengan wilayah distribusinya. Berikut adalah rincian harga per 15 Mei 2026:
Untuk kawasan DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Bali dan NTB, harga Bright Gas 5,5 kg dipatok sebesar Rp107.000. Sementara untuk tabung ukuran 12 kg, harganya berada di angka Rp228.000.
Di wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, hingga Sulawesi Selatan dan Tengah, terdapat sedikit perbedaan harga karena biaya logistik. Bright Gas 5,5 kg dijual seharga Rp111.000 dan ukuran 12 kg seharga Rp230.000.
Untuk Bangka Belitung, seluruh wilayah Kalimantan, hingga Gorontalo dan Sulawesi Tenggara, harga Bright Gas 5,5 kg tercatat sebesar Rp114.000, sedangkan ukuran 12 kg mencapai Rp238.000.
Masyarakat diimbau untuk selalu membeli LPG, baik subsidi maupun non-subsidi, langsung di Pangkalan Resmi Pertamina. Membeli di pangkalan resmi menjamin Anda mendapatkan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah, sekaligus menjamin keaslian serta keamanan tabung gas.
Pemerintah juga terus memperketat pengawasan distribusi digital agar subsidi energi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media