News . 16/05/2026, 08:06 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Ia ingin program pembangunan yang dihasilkan benar-benar mampu dirasakan masyarakat secara langsung, bukan sekadar tercatat dalam dokumen perencanaan.
“Karena bagi saya, membangun Jawa Barat bukan hanya tentang program, tetapi tentang menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Komitmen tersebut sekaligus memperlihatkan fokus Ade terhadap pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan pemerataan hasil pembangunan di berbagai wilayah.
Melalui pelaksanaan Musrenbang 2026, Ade berharap pemerintah mampu melahirkan kebijakan pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menjadi kebutuhan penting bagi Jawa Barat agar setiap daerah memiliki kesempatan berkembang secara merata.
Dengan pendekatan tersebut, hasil perencanaan pembangunan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
Musrenbang juga dinilai menjadi wadah strategis untuk memastikan seluruh elemen masyarakat memiliki ruang dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media