News . 17/05/2026, 17:29 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Tragedi longsor terjadi di kawasan wisata Curug Cileat yang menewaskan dua wisatawan asal Karawang. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material longsor sedalam sekitar dua meter.
Kepala BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan sejak Jumat (15/5) sore dan berhasil menemukan korban pada Sabtu siang.
Peristiwa nahas ini terjadi akibat longsornya tebing setinggi sekitar 250 meter di kawasan Kampung Cibogo, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak.
Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga membuat kondisi tanah menjadi labil, terutama di jalur menuju air terjun.
Dua korban diketahui bernama:
Tim gabungan menemukan titik lokasi korban setelah menemukan barang-barang milik mereka di sekitar area longsor.
Petugas kemudian melihat bagian tangan salah satu korban muncul dari timbunan tanah, yang menjadi petunjuk utama dalam proses evakuasi.
“Korban ditemukan tertimbun longsoran di kedalaman sekitar dua meter dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Udin.
Tim SAR melakukan penggalian secara manual dan penuh kehati-hatian untuk menghindari longsor susulan. Proses ini akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya kedua korban.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ciereng untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke keluarga di Karawang.
Kesedihan mendalam dirasakan keluarga korban. Ayah salah satu korban, Amud, mengaku terpukul atas kejadian tersebut.
Ia juga menyoroti minimnya peringatan dini dari pengelola wisata, terutama saat kondisi cuaca sedang hujan deras yang berpotensi memicu longsor.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan untuk selalu:
Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat menikmati wisata alam, terutama di kawasan dengan kontur tebing curam seperti Curug Cileat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media