News . 19/05/2026, 23:11 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id — Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) resmi menetapkan dokumentasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) karya Dian Rana sebagai Arsip Statis. Penetapan tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan dokumentasi pembangunan IKN karena karya visual dari masyarakat sipil kini masuk ke dalam arsip resmi negara.
Penetapan dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima Arsip Statis antara Kepala ANRI dan Dian Rana dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Penyelenggaraan Kearsipan Organisasi Politik (Orpol) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Dian Rana dikenal sebagai dokumentator independen asal Kalimantan Timur yang konsisten merekam perkembangan kawasan IKN sejak tahap awal pembangunan. Selama periode 2021 hingga 2022, ia aktif mengabadikan berbagai proses pembangunan di kawasan calon ibu kota baru Indonesia tersebut.
Puluhan dokumentasi visual yang berhasil direkam Dian Rana kini resmi menjadi bagian dari Arsip Nasional Republik Indonesia. ANRI akan menyimpan seluruh dokumentasi tersebut sebagai rekam jejak sejarah pembangunan bangsa.
Keputusan ini sekaligus memperlihatkan bahwa dokumentasi visual memiliki peran penting dalam merekam perubahan besar sebuah negara. Tidak hanya berasal dari lembaga resmi, dokumentasi dari masyarakat sipil juga dinilai mampu menyimpan nilai historis yang kuat.
Penetapan karya Dian Rana sebagai Arsip Statis menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi masyarakat dalam mendokumentasikan peristiwa penting nasional. Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya tercatat melalui dokumen pemerintahan, tetapi juga melalui sudut pandang independen.
Dokumentasi yang dihasilkan selama pembangunan tahap awal IKN dinilai memiliki nilai sejarah karena merekam transformasi kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia.
Dengan masuknya dokumentasi tersebut ke dalam arsip negara, publik di masa mendatang dapat melihat proses pembangunan IKN dari perspektif visual yang autentik dan dekat dengan realitas lapangan.
Dalam keterangannya, Dian Rana mengaku tidak pernah membayangkan aktivitas dokumentasi yang awalnya dilakukan secara sederhana kini berubah menjadi bagian dari sejarah nasional.
Ia selama ini hanya berupaya merekam perkembangan kawasan IKN secara konsisten sejak awal pembangunan berlangsung. Namun, dokumentasi tersebut akhirnya mendapat perhatian hingga diakui sebagai arsip resmi negara.
Momen penetapan itu sekaligus menjadi pencapaian penting bagi dokumentator independen di Indonesia. Pasalnya, karya visual yang dibuat secara mandiri kini mendapat tempat dalam sistem kearsipan nasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media