Peluncuran Buku IKN di Bogor Jadi Sorotan, Kisah Jujur 'Di Balik Layar Nusantara' Bikin Publik Penasaran
Peluncuran buku tentang IKN karya Dian Rana di Unida Bogor jadi sorotan karena menghadirkan kisah humanis pembangunan Nusantara.
Dalam keterangannya, Basuki menyampaikan bahwa cara Dian Rana menyampaikan pengalaman yang dilihatnya terasa berbeda karena tidak membawa agenda maupun kepentingan tertentu.
Menurutnya, pendekatan yang sederhana justru membuat masyarakat lebih mudah percaya terhadap cerita yang disampaikan.
Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa masyarakat membutuhkan sosok yang datang sendiri, merekam sendiri, lalu membagikan pengalaman tersebut secara apa adanya kepada publik.
Ia juga menilai buku ini melengkapi perjalanan pembangunan IKN karena menghadirkan cerita di balik layar yang belum banyak diketahui masyarakat luas.
Selain itu, Basuki menyebut buku tersebut sebagai catatan sejarah penting yang layak dibaca banyak orang karena memperlihatkan bagaimana pembangunan IKN dirasakan langsung oleh masyarakat.
Peluncuran Buku Jadi Ruang Dialog Tentang Masa Depan IKN
Peluncuran buku Di Balik Layar Nusantara: Langkah Kecil di Tengah Sejarah Besar menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi sekaligus membuka ruang dialog antara akademisi, masyarakat, dan pembangunan nasional.
Kehadiran buku ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru mengenai IKN. Tidak hanya sebagai proyek pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga sebagai perjalanan sosial dan sejarah bangsa Indonesia.
Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan pengalaman masyarakat, buku ini menghadirkan narasi berbeda tentang pembangunan nasional yang tengah berlangsung.
Antusiasme Publik terhadap Narasi Pembangunan IKN Terus Meningkat
Acara bedah buku di Universitas Djuanda Bogor menunjukkan bahwa ketertarikan publik terhadap cerita di balik pembangunan IKN masih sangat besar. Masyarakat tidak hanya ingin mengetahui perkembangan proyek secara teknis, tetapi juga ingin memahami bagaimana perubahan besar itu dirasakan langsung oleh orang-orang di lapangan.
Kehadiran buku karya Dian Rana menjadi salah satu contoh bagaimana dokumentasi personal mampu memperkuat pemahaman publik terhadap sejarah pembangunan Indonesia modern.
Dengan pendekatan yang jujur dan humanis, buku ini membuka ruang baru bagi masyarakat untuk melihat IKN dari sisi yang lebih dekat dan nyata. (*)