Viral! Ibu Mengaku Diperas Oknum Polisi Bekasi usai Anak Ditangkap Kasus Narkoba, Kasat Resnarkoba Beri Penjelasan
Sosok ibu di Bekasi yang mengaku diperas oknum polisi (instagram)
Menurutnya, hasil pemeriksaan internal menunjukkan tidak ada aliran uang yang diterima oleh anggota kepolisian.
“Tidak satu rupiah pun anggota kami menerima uang seperti yang diberitakan,” ujarnya.
Ia justru menyebut bahwa pihak keluarga sempat menawarkan uang sebesar Rp15 juta agar proses penanganan dipercepat. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh anggota kepolisian.
“Keluarga sempat menawarkan agar bisa dilepas hari itu juga, tapi anggota kami menolak dan tetap menjalankan prosedur rehabilitasi,” jelasnya.
AKBP Hannry menjelaskan bahwa sesuai aturan, pengguna narkoba yang tidak ditemukan barang bukti akan diarahkan menjalani rehabilitasi, bukan proses pidana.
“Setiap tersangka yang positif akan dilakukan asesmen ke BNN. Hasilnya menentukan lama rehabilitasi, bisa satu hingga tiga bulan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat membantu pengurusan surat keterangan tidak mampu agar tersangka bisa menjalani rehabilitasi di fasilitas pemerintah. Namun, keluarga memilih rehabilitasi mandiri di tempat swasta.
“Faktanya, tersangka sudah menjalani rehab swasta dan sudah dijemput keluarga,” ungkapnya.
Hingga kini, kasus dugaan pemerasan ini masih dalam tahap pendalaman. Pihak kepolisian dan jurnalis masih berupaya mengumpulkan informasi tambahan, termasuk dari pihak keluarga yang bersangkutan.
Belum ada pernyataan lanjutan dari keluarga terkait perkembangan terbaru kasus ini. Sementara itu, publik diminta untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil investigasi resmi.