Penyebab Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Terungkap! KNKT Ungkap Dua Faktor Kritis yang Jadi Biang Kerok
KNKT masih menyelidiki kecelakaan kereta di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan.
Ringkasan :
- Gangguan sinyal akibat silau lampu di sekitar jalur kereta menjadi sorotan utama.
- Masalah komunikasi antar petugas pengendali perjalanan kereta juga memperparah situasi.
- KNKT masih menyajikan data faktual awal, kesimpulan akhir penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi mendalam.
fin.co.id - Insiden mengerikan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek akhirnya mulai terkuak tabirnya.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) baru saja membeberkan sejumlah dugaan faktor krusial yang berkontribusi pada kecelakaan maut tersebut.
Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, blak-blakan memaparkan temuannya di hadapan Komisi V DPR RI pada Kamis (21/5/2026).
Dua masalah utama yang kini disorot adalah gangguan sinyal yang terdistraksi dan kendala komunikasi antar petugas pengendali perjalanan kereta (PK).
Distraksi Lampu Bikin Sinyal Bantu Tak Terlihat
Faktor pertama yang diungkap KNKT adalah masalah sinyal bantu yang terdistraksi oleh lampu-lampu di lingkungan sekitar jalur kereta.
Soerjanto menjelaskan, seharusnya sinyal bantu ini berfungsi penting untuk membantu masinis dalam mengambil keputusan.
Namun, pada insiden di Bekasi Timur, masinis dan asisten masinis diduga kuat kesulitan melihat sinyal bantu tersebut dengan jelas.
Penyebabnya, cahaya dari lampu-lampu di pasar dan perumahan sekitar jalur kereta mengganggu pandangan mereka.
“Yang pertama, sinyal bantu tadi yang terdistraksi dengan lampu-lampu sekitarnya,” ujar Soerjanto dengan nada serius.
“Kalau masinis bisa melihat sinyal bantu dengan baik, itu juga bisa membantu menghindari kecelakaan tersebut,” tambahnya.