News . 24/05/2026, 07:33 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Saat mencapai lokasi kejadian perkara, ternyata ada sebuah dump truk yang dikemudikan Imam Subekti juga berjalan searah dari timur ke barat.
Dugaan awal, sopir mobil Innova, Mahrus Ali, mengalami kondisi mengantuk atau kurang konsentrasi.
Kondisi ini diduga menyebabkan kendaraan yang dikemudikannya banting setir ke arah kiri.
Akibatnya, mobil Innova menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dari dump truk tersebut.
Benturan keras antara kedua kendaraan ini menimbulkan dampak yang sangat serius.
Dua penumpang mobil Innova, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, sopir dan Gus Hilman mengalami luka-luka dan segera mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Ar Rozy Kota Probolinggo.
Mobil Innova yang naas itu mengalami kerusakan yang sangat parah.
Bagian depan hingga sisi kiri mobil tampak ringsek akibat kerasnya tabrakan.
Hal ini menunjukkan betapa hebatnya dampak dari insiden tersebut.
Pihak kepolisian dari Satlantas Probolinggo Kota menyatakan bahwa mereka masih terus melakukan penyelidikan mendalam.
Tujuannya adalah untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini.
Meskipun dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan sopir, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengumpulkan semua bukti dan keterangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol, terutama saat menempuh perjalanan jauh.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media