Panduan Lengkap Shalat Idul Adha: Niat, Tata Cara, Hingga Hikmah yang Perlu Diketahui
Umat Islam melaksanakan sholat Idul Adha secara berjamaah di lapangan terbuka.Foto:Unsplash@wolfieseye
fin.co.id - Shalat Idul Adha merupakan ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban.
Lebih dari sekadar ritual tahunan, Shalat Idul Adha menjadi momen penuh makna spiritual. Ibadah ini mengingatkan umat Islam pada kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS, yang sarat nilai keikhlasan, kepatuhan, dan ketundukan kepada Allah SWT.
Selain itu, pelaksanaannya secara berjamaah juga mempererat ukhuwah Islamiyah, karena umat Muslim berkumpul di masjid atau lapangan untuk beribadah bersama, mendengarkan khutbah, dan saling mendoakan.
Hukum dan Waktu Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha memiliki hukum sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan.
Waktu pelaksanaannya dimulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Berbeda dengan Idul Fitri, Shalat Idul Adha disunnahkan untuk dilaksanakan lebih awal agar memberi kesempatan untuk menyembelih hewan kurban.
Bacaan Niat Shalat Idul Adha
Niat menjadi bagian penting dalam setiap ibadah, termasuk Shalat Idul Adha. Berikut bacaan niatnya:
Sebagai makmum:
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala
Sebagai imam:
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Shalat Idul Adha Lengkap
Shalat Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan tambahan takbir di setiap rakaat.
Rakaat Pertama
- Niat dalam hati
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Takbir sebanyak 7 kali
- Di antara takbir, disunnahkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi katsīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā
Artinya:
“Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang.”
Bisa juga membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar