Senin, 25 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Proyek Infrastruktur Bekasi Terancam Molor Imbas Lonjakan Harga BBM!

GW
Tim Redaksi
25/05/2026, 08:29 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Proyek Infrastruktur Bekasi Terancam Molor Imbas Lonjakan Harga BBM!

Ilustrasi Pekerjaan Konstruksi

Ia memberikan ilustrasi yang cukup gamblang. "Sebab pagu anggaran dalam HPS disusun berdasarkan perencanaan tahun lalu. Jangan sampai dipaksakan karena dampaknya pada kualitas pembangunan," ujarnya.

Contoh nyata yang diangkatnya sungguh mencengangkan. "Contohnya pada HPS lama direncanakan pembangunan jalan lingkungan 100 meter, kami khawatir dengan harga baru hanya tercukupi untuk 80 meter," ungkapnya. Ini berarti, masyarakat bisa saja mendapatkan kualitas pembangunan yang jauh di bawah standar yang diharapkan, hanya karena keterbatasan anggaran akibat lonjakan harga BBM.

Proyek Infrastruktur Tertahan, HPS Direvisi Total

Bukan hanya sektor perumahan, sektor sumber daya air, bina marga, dan bina konstruksi pun turut merasakan imbasnya. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengaku belum merealisasikan pelaksanaan proyek infrastruktur yang sedianya sudah mulai berjalan. Kenaikan BBM jelas mempengaruhi biaya operasional alat berat serta berbagai kebutuhan material lainnya.

Advertisement

Henri Lincoln menegaskan bahwa timnya sedang bekerja keras untuk mengatasi masalah ini. "Kami sedang melakukan perubahan HPS dengan penyesuaian harga saat ini," katanya.

Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Setelah HPS yang baru rampung, dokumen tersebut akan segera disampaikan kepada pimpinan daerah. Tujuannya adalah untuk mendapatkan persetujuan dan arahan lebih lanjut terkait berbagai perencanaan pembangunan. Semuanya dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi HPS pasca kebijakan harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan.

Keputusan penyesuaian anggaran ini menjadi krusial demi keberlanjutan pembangunan dan demi memastikan bahwa proyek infrastruktur yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Kita tunggu saja bagaimana Pemkab Bekasi merespons tantangan ekonomi yang mendadak ini! Harapannya, kualitas pembangunan tidak dikorbankan demi mengejar target anggaran.

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi