Hari Arafah 9 Dzulhijjah Jadi Momen Paling Diburu Umat Islam, Ini Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan
Ilustrasi by Wikipedia
Rasulullah ﷺ bahkan menghabiskan waktu sejak Dzuhur hingga Maghrib untuk berdoa ketika wukuf di Arafah. Hal ini menunjukkan betapa besar keutamaan memohon kepada Allah pada hari tersebut.
Salah satu dzikir terbaik yang dianjurkan pada Hari Arafah yakni:
“Laa ilaaha illallah وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير.”
Dzikir itu memiliki makna tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan pujian, serta Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Puasa Arafah Diyakini Hapus Dosa Dua Tahun
Amalan lain yang paling banyak dilakukan umat Islam saat Hari Arafah ialah puasa sunnah Arafah. Rasulullah ﷺ menjelaskan puasa ini memiliki keutamaan besar bagi Muslim yang tidak sedang berhaji.
Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:
“Puasa Arafah aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.” (HR. Muslim No. 1162)
Karena itu, puasa Arafah selalu menjadi ibadah yang sangat dinanti setiap menjelang Idul Adha. Banyak umat Muslim memanfaatkan kesempatan ini untuk mengejar ampunan dan pahala berlimpah.
Hari Arafah Jadi Momen Penyempurnaan Agama Islam
Hari Arafah juga memiliki sejarah penting dalam perjalanan Islam. Pada momen Haji Wada’, Allah menurunkan ayat yang menyatakan kesempurnaan agama Islam.
Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah ayat 3:
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.”
Turunnya ayat tersebut membuat Hari Arafah memiliki kedudukan sangat agung di sisi umat Islam. Tidak heran jika banyak Muslim memanfaatkan hari ini untuk meningkatkan kualitas ibadah.