News . 26/05/2026, 18:32 WIB

Meikarta Tawarkan Solusi Hunian Impian untuk Pekerja, Menteri PKP Pastikan Proyek Sesuai Jalur!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Ringkasan :

  • Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung pembangunan rusun subsidi di Meikarta dan memastikan proyek berjalan sesuai jadwal.
  • Pembangunan rusun subsidi ini menjadi solusi krusial untuk mengatasi backlog perumahan dan menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Proyek ambisius ini ditargetkan rampung pada Agustus 2028, menyediakan ribuan unit hunian layak dekat pusat ekonomi dan industri.

fin.co.id - Pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat! Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, tak main-main dalam memantau geliat pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.

Tak sendiri, Menteri Ara didampingi Wakil Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Tedi Bharata, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, dan CEO Lippo Group James Riady. Kunjungan pada Selasa (26/5/2026) ini bukan sekadar basa-basi, melainkan untuk memastikan bahwa proyek hunian terjangkau ini benar-benar melaju sesuai rencana.

Progres Mantap, Hunian Layak Segera Hadir

Menteri Ara memberikan kabar gembira. Pembangunan rusun subsidi di Meikarta dilaporkan berjalan mulus sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Proses pembangunan dimulai dari land clearing pada Februari 2026, kemudian ground breaking pada Maret 2026, dilanjutkan pembangunan struktur ke atas pada Agustus 2026, dan ditargetkan selesai pada Agustus 2028,” ungkap Menteri Ara dengan nada optimistis.

Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama para pekerja yang selama ini mendambakan hunian yang nyaman dan terjangkau di dekat pusat aktivitas ekonomi.

Pemerintah memang terus getol mendorong berbagai inovasi dalam penyediaan hunian vertikal yang harganya ramah di kantong. Khususnya di kawasan penyangga ibu kota, seperti Meikarta.

“Kita ingin masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan dekat dengan pusat aktivitas ekonomi maupun tempat kerja,” tegas Menteri Ara, menekankan komitmen pemerintah untuk menyejahterakan rakyat.

Ia menambahkan, pembangunan rusun subsidi ini menjadi kunci utama dalam menaklukkan tantangan backlog perumahan nasional. Belum lagi, keterbatasan lahan di kawasan perkotaan yang kian mencekik.

“Hunian vertikal seperti rusun subsidi ini menjadi solusi masa depan, terutama di wilayah dengan kebutuhan rumah tinggi dan harga tanah yang terus meningkat,” papar Menteri Ara, menyoroti urgensi pembangunan hunian bertingkat.

Saat ini, progres pembangunan telah memasuki tahapan krusial, yaitu *test pile*. Dari total 8.600 *pile* yang dibutuhkan, sebanyak 1.836 *pile* sudah terpasang.

Meskipun fokus pada percepatan, Menteri Ara tak lupa mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan kepatuhan terhadap regulasi.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com