News . 27/05/2026, 19:28 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Ringkasan :
fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari ranah pengeluaran negara, di mana anggaran untuk sapi kurban Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut mencapai angka fantastis sekitar Rp100 miliar. Angka ini tentu saja langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai pertanyaan.
Tak heran jika kabar ini sampai ke telinga para petinggi negara, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Namun, alih-alih memberikan penjelasan gamblang, Purbaya justru mengaku sama sekali tidak mengetahui detail mengenai anggaran ratusan miliar tersebut.
Saat dimintai konfirmasi pada Rabu, 27 Mei 2026, di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Purbaya dengan tegas menyatakan ketidaktahuannya.
"Saya nggak tahu masalah itu. Saya cek, saya nggak tahu," ungkap Purbaya dengan nada heran.
Menurutnya, persoalan anggaran ini seharusnya dikonfirmasi langsung kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Purbaya berpendapat bahwa sumber dana tersebut berasal dari kementerian tersebut.
"Tanya Mensesneg. Saya rasa si uang mereka sendiri," imbuhnya, mengarahkan awak media untuk mencari informasi lebih lanjut kepada pihak yang berwenang di Kemensetneg.
Di tengah kebingungan Menteri Keuangan, justru Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardiantoro, memberikan sedikit pencerahan. Ia menjelaskan bahwa anggaran bantuan sapi kurban Presiden tersebut memang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Juri, dana ini dialokasikan melalui pos bantuan kemasyarakatan Presiden. Penjelasan ini disampaikan Juri di Kompleks Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026.
"Jadi, sumber anggarannya dari APBN, ya, melalui anggaran bantuan Presiden, bantuan kemasyarakatan Presiden," terang Juri.
Ia menambahkan bahwa pihaknya menyesuaikan harga sapi di setiap daerah guna memastikan distribusi bantuan yang merata.
"Jadi, kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 100-an miliar, Rp 100 miliar," jelas Juri.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media