Lifestyle . 27/05/2026, 10:00 WIB

Penderita Hipertensi Ternyata Boleh Makan Daging Kurban Idul Adha, Catat Aturan Main Biar Gak Tumbang!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Momen Idul Adha selalu memicu antusiasme besar masyarakat untuk menyantap berbagai hidangan lezat. Namun, penderita tekanan darah tinggi sering kali merasa cemas saat melihat limpahan daging sapi dan kambing.

Kabar baiknya, Anda yang memiliki riwayat penyakit metabolik ini tidak perlu berkecil hati. Pakar kesehatan menegaskan bahwa hidangan hewani tersebut tetap aman untuk Anda konsumsi dengan syarat ketat.

Batas Aman Konsumsi Daging Sapi dan Kambing

Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia, dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, Sp.GK, membagikan rahasia penting ini. Beliau menyatakan bahwa setiap individu sebenarnya memiliki batasan toleransi tubuh yang berbeda-beda.

Meskipun demikian, ada acuan umum yang bisa menjadi panduan selamat bagi Anda. Takaran porsi yang aman untuk satu kali makan adalah sekitar 75 hingga 100 gram saja.

Wajib Kolaborasi dengan Antioksidan

Nutrisional pendamping memegang peranan krusial untuk menjaga tubuh tetap seimbang. Anda harus mengombinasikan asupan protein hewani tersebut dengan sumber antioksidan yang kuat.

Sajian sayuran segar siap menjadi pahlawan pelindung bagi kesehatan Anda. Pilihlah pendamping ideal seperti tomat, lobak, wortel, ataupun berbagai jenis bawang-bawangan.

Pantangan Keras: Singkirkan Lemak dan Jauhi Metode Bakar

Langkah pengolahan makanan menjadi penentu utama apakah hidangan tersebut menjadi obat atau racun. Anda wajib membuang seluruh bagian lemak jenuh dan organ dalam atau jeroan.

Selain itu, Anda harus menghindari metode memasak dengan cara membakar daging secara langsung di atas api. Proses pembakaran langsung tersebut fatal karena merusak komponen protein alami dan memicu gangguan kesehatan tubuh.

Bahaya Tersembunyi Santan Instan dan Efek Pemanasan Berulang

Suasana Lebaran Kurban sangat lekat dengan kuah santan yang gurih dan menggugah selera. Sayangnya, banyak orang saat ini beralih menggunakan produk rumahan berbentuk instan.

Santan siap saji ini ternyata menyimpan bahaya besar karena mengandung kadar natrium yang sangat tinggi. Kandungan garam tersembunyi inilah yang siap melonjakkan tekanan darah Anda dalam sekejap.

Bukan hanya itu, kebiasaan buruk menghangatkan makanan secara berulang-ulang juga harus segera Anda hentikan. Proses pemanasan berkali-kali bakal merusak struktur lemak nabati dan memicu lonjakan kolesterol jahat.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com