Hati-hati! DPKP Karawang Temukan Cacing pada 17 Hewan Kurban, Jangan Coba-coba Konsumsi!
Hewan Kurban (gw)
Tidak semua cacing terlihat jelas oleh mata telanjang.
Sebagian cacing justru sangat sulit dideteksi tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
“Cacing ini ada yang terlihat dan ada juga yang tidak terlihat,” jelasnya.
“Dampaknya sangat berbahaya bila masyarakat mengkonsumsinya,” tegasnya lagi.
Risiko Kesehatan yang Mengintai
Menurut penjelasan dr. Neni, cacing yang ditemukan pada hati hewan ini umumnya berbentuk pipih dan memiliki segmen-segmen.
Bahaya kesehatan baru timbul ketika masyarakat mengonsumsi hati yang terkontaminasi ini dalam kondisi yang belum matang sempurna saat dimasak.
Proses pengolahan yang tidak tuntas bisa menjadi gerbang masuknya parasit berbahaya ke dalam tubuh manusia.
“Itu bentuknya pipih dan bersegmen,” terangnya.
“Jika segmennya masih hidup lalu masuk ke tubuh melalui makanan yang tidak matang sempurna, cacing tersebut dapat berkembang di dalam tubuh,” dr. Neni memaparkan.
Invasi cacing ini, jika terjadi, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius bagi konsumen.
Penting untuk dipahami bahwa dampak jangka panjangnya bisa jauh lebih buruk dari sekadar gangguan pencernaan.
Tips Aman Mengolah Hewan Kurban
Menyikapi temuan ini, DPKP Karawang memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat yang mengolah hewan kurban.
Mereka diminta untuk ekstra teliti saat memeriksa kondisi jeroan hewan kurban, terutama bagian hati.