Lifestyle . 29/05/2026, 09:34 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Ziarah kubur, khususnya kepada orang tua, menjadi salah satu amalan yang sarat makna dalam Islam. Tradisi ini kian terasa istimewa saat dilakukan pada hari Jumat, yang dikenal sebagai hari penuh keberkahan dan ampunan.
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, ziarah kubur juga menjadi momen refleksi diri serta pengingat akan kehidupan akhirat. Tak heran, banyak umat Muslim memanfaatkan hari Jumat untuk berdoa dan mengirimkan pahala terbaik bagi orang tua yang telah wafat.
Ziarah kubur bukan sekadar tradisi, tetapi juga amalan yang dianjurkan. Dalam praktiknya, peziarah membaca doa, tahlil, serta memohonkan ampunan dan rahmat bagi ahli kubur.
Sejumlah sumber seperti NU Online menjelaskan bahwa tidak ada larangan khusus terkait waktu ziarah, termasuk saat Ramadan atau hari raya. Namun, hari Jumat diyakini memiliki keutamaan tersendiri sebagai waktu mustajab untuk berdoa.
Berikut ini rangkaian doa ziarah kubur orang tua yang bisa diamalkan saat berkunjung ke makam:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ
Assalâmu'alaikum dâra qaumin mu'minîn wa atâkum mâ tû'adûn ghadan mu'ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya:
"Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang akan dipenuhi, dan kami insyaallah akan menyusul kalian."
السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ
Assalâmu 'alâ ahlid diyâr minal mu'minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta'khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya: Assalamu'alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian.
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.
Artinya:
"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil."
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā'i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā'inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddātinā, wa asātidzatinā, wa mu'allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi 'alaynā.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media