News . 29/05/2026, 16:50 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Yang membuat kasus ini semakin ironis adalah mayoritas korban belum sempat merasakan puncak kebahagiaan acara pernikahan mereka.
Namun, kepedihan mendalam justru sudah menghampiri mereka karena sebagian besar sudah terlanjur menyetorkan sejumlah dana sebagai uang muka (DP) kepada Marwah Catering Service.
Kini, bayang-bayang kegagalan pesta pernikahan yang telah disusun rapi menghantui pikiran para sejoli.
Mereka dilanda kebingungan mencari solusi cepat, sementara modal nikah yang mungkin telah dikumpulkan bertahun-tahun terancam lenyap begitu saja.
Kerugian finansial ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga mencakup harapan dan cita-cita yang pupus.
Nasib yang menimpa Aldy dan Feny sendiri sungguh sangat tragis dan menyayat hati.
Berbeda dengan korban lain yang baru menyetor DP, pasangan ini ternyata sudah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran paket pernikahan yang diminta oleh Marwah Catering Service.
Dengan getir, Aldy mengungkapkan bahwa ia telah mentransfer total uang sebesar Rp85,3 juta secara bertahap ke rekening pihak Marwah Catering Service.
Nominal fantastis ini semakin membengkak lantaran mereka sempat melakukan upgrade paket, mulai dari menu makanan premium hingga penambahan kuota tiket undangan.
Semua itu dilakukan demi mewujudkan pernikahan impian yang sempurna.
Namun, nasib berkata lain.
Setelah uang puluhan juta rupiah mengalir lancar, pihak penyedia jasa justru ingkar janji dan lepas tangan.
Aldy dan Feny sama sekali tidak menerima fasilitas pernikahan mewah yang telah dijanjikan sejak awal perjanjian.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media