News . 31/05/2026, 16:15 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Kabupaten Bekasi kini sedang berada dalam pengawasan ketat aparat keamanan menjelang Hari Raya Waisak. Langkah krusial ini diambil demi menyapu bersih aksi kejahatan jalanan yang kerap meresahkan warga pada malam hari.
Kepolisian Resor Metro Bekasi tidak ingin kecolongan sedikit pun menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Aparat bergerak cepat mengamankan wilayah hukum mereka dari ancaman kriminalitas yang bisa terjadi kapan saja.
Petugas langsung menggelar apel kesiapan patroli skala besar di lapangan Mapolres Metro Bekasi pada Sabtu malam. Kabag Ops AKBP Alin Kuncoro memimpin langsung apel krusial ini bersama Kasat Lantas Kompol Sugihartono.
Sebanyak 70 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, hingga Satpol PP langsung dikerahkan ke titik-titik paling rawan. Tim gabungan ini menyisir area berbahaya sejak malam hari hingga menjelang pagi demi memburu pelaku kriminal.
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni menegaskan bahwa pengerahan pasukan ini merupakan langkah antisipasi yang sangat serius. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.
"Kami mengerahkan 70 personel gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP untuk patroli preventif di sejumlah titik yang dinilai berpotensi terjadi gangguan kamtibmas semalam sampai pagi hari tadi," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni di Cikarang.
Langkah preventif ini diharapkan bisa memberikan rasa tenang yang maksimal bagi seluruh warga Kabupaten Bekasi. Kehadiran aparat secara masif di jalanan menjadi sinyal peringatan keras bagi siapa saja yang berniat berbuat kriminal.
Operasi pengamanan wilayah kali ini benar-benar fokus pada pengawasan terhadap berbagai potensi kejahatan jalanan yang menakutkan. Ancaman seperti pencurian dengan kekerasan atau begal menjadi prioritas utama penindakan di lapangan.
Petugas juga mengawasi ketat potensi pencurian kendaraan bermotor serta aksi pencurian dengan pemberatan yang menyasar rumah kosong. Selain itu, aksi tawuran remaja dan peredaran obat-obatan terlarang juga tidak luput dari radar pengawasan petugas.
Seluruh personel yang diterjunkan ke lapangan wajib menjaga keselamatan diri dan selalu siap siaga menghadapi situasi darurat. Pimpinan meminta petugas melaksanakan tugas secara humanis namun tetap bertindak sangat tegas kepada para pelaku kejahatan.
Patroli skala besar ini menyisir area krusial seperti Jalur Pantura yang terkenal padat dan rawan. Jalan Raya Lemah Abang serta Jalan Raya Pasir Gombong juga menjadi target utama pembersihan malam itu.
Lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari mendapatkan pengawasan yang jauh lebih ketat dari biasanya. Polisi ingin memastikan tidak ada ruang kosong bagi para pelaku kriminal untuk melancarkan aksi mereka.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media