Senin, 08 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Bukan Cuma Aldi dan Fenny Asal Bekasi, Ternyata 58 Pasangan Pengantin Jadi Korban WO Marwah di Jaktim

GW
Tim Redaksi
31/05/2026, 13:11 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi karawangbekasi.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Bukan Cuma Aldi dan Fenny Asal Bekasi, Ternyata 58 Pasangan Pengantin Jadi Korban WO Marwah di Jaktim

Pasutri korban penipuan WO Marwah Catering

Fenny mengaku pertama kali mengenal WO Marwah melalui promosi di media sosial Instagram. Setelah melihat berbagai paket pernikahan yang ditawarkan, ia dan pasangannya memutuskan menggunakan jasa WO tersebut dan melakukan pembayaran uang muka.

Kepercayaan mereka semakin besar setelah mengikuti sejumlah tahapan persiapan pernikahan yang digelar pihak WO, mulai dari sesi test food, pemilihan vendor, fitting busana pengantin hingga pertemuan teknis menjelang hari pernikahan.

Namun masalah mulai terungkap ketika pihak gedung tempat resepsi menghubungi pasangan tersebut dan menyampaikan bahwa biaya sewa gedung ternyata belum dilunasi oleh pihak WO.

Kantor WO Mendadak Kosong Jelang Hari Pernikahan

Advertisement

Kecurigaan Aldi dan Fenny semakin kuat setelah pihak WO sulit dihubungi. Berbagai upaya komunikasi yang dilakukan tidak mendapat respons. Puncaknya terjadi sehari sebelum acara pernikahan.

Saat mendatangi kantor WO yang berada di kawasan Jakarta Garden City (JGC), mereka mendapati lokasi tersebut sudah kosong tanpa aktivitas. Kondisi itu membuat pasangan tersebut panik karena seluruh pembayaran telah dilunasi sejak awal April 2026.

Mereka kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus dugaan penipuan WO Marwah. Polisi juga membuka peluang adanya tambahan korban mengingat jumlah pasangan yang telah teridentifikasi terus bertambah.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memilih jasa wedding organizer. Calon pengantin disarankan melakukan pengecekan legalitas perusahaan, rekam jejak vendor, hingga memastikan seluruh transaksi terdokumentasi dengan baik sebelum melakukan pelunasan.

Dengan total 58 pasangan yang diduga menjadi korban dan kerugian miliaran rupiah, kasus WO Marwah menjadi salah satu dugaan penipuan wedding organizer terbesar yang pernah terungkap di wilayah Jakarta Timur.

Bagikan Artikel
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis
FIN Biro Karawang Bekasi